Sumaya beraksi di cabor teqball Asian Games 2026 (Foto: NOC Indonesia)
Berikut merupakan aturan utama bermain Teqball berdasarkan kutipan dari laman Olympic Council of Asia (OCA):
Bola yang dipakai dalam teqball sama dengan bola sepak bola, dengan ukuran lima ditetapkan sebagai ukuran resmi yang direkomendasikan.
Permainan ini bisa diikuti oleh dua pemain untuk nomor tunggal, atau empat pemain untuk nomor ganda.
Format pertandingan menggunakan sistem best-of-three sets, atau terbaik dari tiga set.
Setiap set berakhir ketika salah satu pemain atau tim berhasil mengumpulkan 12 poin.
Khusus set penentu, kemenangan harus diraih dengan selisih minimal dua poin.
Setiap pemain atau tim mendapat dua kali kesempatan untuk melakukan servis dengan sukses.
Giliran servis akan berpindah setelah terjadi empat poin.
Bagian tubuh yang sama tidak boleh menyentuh bola dua kali berturut-turut.
Pengembalian bola juga tidak diperbolehkan menggunakan bagian tubuh yang sama secara berurutan.
Setiap pemain atau tim diberi maksimal tiga kali sentuhan untuk mengembalikan bola, menggunakan bagian tubuh manapun kecuali tangan dan lengan.
Pada nomor ganda, bola wajib disentuh oleh kedua pemain dalam satu tim sebelum dikembalikan ke pihak lawan.
Apabila bola mengenai tepi meja, reli harus diulang dari awal.
Selama pertandingan berlangsung, pemain dilarang menyentuh meja maupun lawan mainnya.
Dengan demikian, kehadiran teqball di Asian Games 2026 menjadi bukti bahwa olahraga ini semakin diakui di kancah internasional, sekaligus membuka peluang baru bagi atlet-atlet Indonesia untuk berprestasi di level Asia.
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.