Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikritik karena Pindah ke Yamaha, Jorge Martin Bandingkan saat Gabung Aprilia

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Minggu, 16 Agustus 2026 |00:01 WIB
Dikritik karena Pindah ke Yamaha, Jorge Martin Bandingkan saat Gabung Aprilia
Dikritik karena Pindah ke Yamaha, Jorge Martin Bandingkan saat Gabung Aprilia (Aprilia)
A
A
A

JAKARTA - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, memutuskan pindah ke tim Yamaha pada MotoGP 2027. Keputusan pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026 ini pun menuai kritik. 

1. Dikritik Pindah ke Yamaha

Jorge Martin akan beralih dari motor yang memimpin ketiga klasemen kejuaraan dunia menuju pabrikan yang menempati peringkat kelima—atau posisi terakhir—dalam klasemen konstruktor.

Melansir Crash, situasinya tidak sesederhana itu. Hal tersebut mengingat adanya perubahan besar pada regulasi teknis untuk tahun 2027—termasuk penggunaan mesin 850cc yang lebih kecil dan ban Pirelli—yang akan mengubah desain motor secara signifikan.

Oleh karena itu, tidak ada yang tahu pabrikan mana yang akan lebih kompetitif musim depan.

Namun, berdasarkan performa saat ini, Yamaha perlu melakukan lompatan besar untuk bisa tiba-tiba melampaui Aprilia dan Ducati.

Jorge Martin. (Foto: Instagram/aprilia)
Jorge Martin. (Foto: Instagram/aprilia)

Saat berbicara kepada DAZN di sela-sela MotoGP Silverstone, Martin membela keputusannya. Langkah ini akan membuatnya bergabung dengan pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, di tim pabrikan Yamaha yang baru musim depan.

“Saya percaya bahwa dalam hidup, kita harus mengambil keputusan tertentu," ujar Martin seperti dikutip Marca.

"Sama seperti pada tahun 2024 (saat Martin menandatangani kontrak dengan Aprilia setelah kehilangan kesempatan bergabung dengan tim pabrikan Ducati karena Marc Marquez) di mana saya harus mengambil keputusan secara terburu-buru. Kini saya memiliki kesempatan untuk mengambil keputusan lain dengan lebih tenang dan waktu yang lebih leluasa," ujarnya.

“Saya selalu mengambil keputusan dengan mempertimbangkan apa yang terbaik bagi saya dan keluarga, dan saya yakin ini adalah keputusan terbaik," tuturnya. 

 

Ia membandingkannya dengan keputusannya bergabung dengan Aprilia yang disebut sebagai bencana. Hal itu karena Aprilia belum pernah memenangkan gelar juara saat itu.  
 

“Ternyata sekarang saya justru memimpin kejuaraan," katanya.

“Entah tahun depan atau dua tahun lagi, biarlah orang-orang berpendapat sesuai pandangan mereka,” ucapnya.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement