MotoGP Mandalika Selalu Hadirkan Pemenang Berbeda, Waktunya Marc Marquez Bersinar?

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Senin 05 Oktober 2026 11:09 WIB
Seri Mandalika selalu dimenangi oleh pembalap berbeda sejak masuk kalender pada 2022 (Foto: Ducati Corse)
Share :

MOTOGP Mandalika selalu menghadirkan pemenang berbeda sejak masuk kalender balap pada 2022. Akankah ini waktunya Marc Marquez bersinar?

MotoGP Mandalika 2026 akan digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), 9-11 Oktober. Seri ke-17 MotoGP 2026 ini sangat penting dalam perburuan gelar juara dunia.

Marquez saat ini mengoleksi 331 poin dan hanya berjarak 2 angka saja dari pemuncak klasemen sementara Jorge Martin. Hasil itu didapat setelah meraih kemenangan ganda di MotoGP Jepang 2026.

1. Kenangan Buruk dan Kutukan

Marc Marquez jatuh usai ditabrak Marco Bezzecchi di MotoGP Mandalika 2025 (Foto: MotoGP)

Penampilan Marquez di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Motegi, Jepang, Minggu 4 Oktober 2026 siang WIB, menuai pujian. Pasalnya, ia bisa memburu Martin, menyalipnya, lalu mempertahankan ritme sepanjang balapan.

Tapi, pekan ini, Marquez akan tampil di sirkuit yang membawa kenangan buruk buatnya. Pria asal Spanyol tersebut seakan berada di bawah kutukan saban mentas di Mandalika pada 2022-2025.

Marquez mengalami kecelakaan parah di sesi pemanasan sehingga tidak start pada GP Mandalika 2022. Setahun berikutnya, ia jatuh dan gagal finis. Kemudian, pada edisi 2024, motornya mengalami gangguan mesin.

Tapi, cedera bahu itu berdampak cukup besar hingga paruh awal MotoGP 2026. Marquez terseok-seok dan mengaku balapan dengan 1 tangan kirinya! Ia pun harus naik meja operasi pada Mei 2026 dan kini sudah pulih.

Sejak masalah bahunya kelar, Marquez langsung memangkas defisit 102 poin menjadi hanya 2 angka saja. Ia mencatatkan 6 kemenangan dari 10 seri terakhir sejak GP Italia, atau saat comeback dari pemulihan cedera.

 

2. Kepercayaan Diri Tinggi dan Pemenang Berbeda

Marc Marquez melaju di MotoGP Jepang 2026 (Foto: Ducati Corse)

Usai memenangi MotoGP Jepang 2026 pekan lalu, Marquez mengaku dalam kepercayaan diri tinggi. Ia seperti tidak takut akan kutukan tidak pernah finis di Sirkuit Internasional Mandalika.

“Saya tidak pernah menyelesaikan balapan di Indonesia. Saya kurang beruntung di sana tapi tahun lalu di Sprint Race, saya merasa tidak terlalu buruk setelah kena long lap penalty,” papar Marquez, dikutip dari Crash, Senin (5/10/2026).

“Kami perlu memahami apa yang bisa kami lakukan dan saya merasa lebih baik dan lebih baik. Sejak (GP) Aragon, perasaannya bagus. Kami hanya punya masalah kecil di Austria, tapi kami bisa di sini lagi (menang balapan),” tandasnya.

Selain modal kepercayaan diri yang tinggi, Marquez didukung fakta lain. Tidak ada pemenang balapan beruntun di Mandalika! Bahkan, sejak masuk kalender pada 2022, sudah ada empat pembalap berbeda yang memenangi lomba.

Di edisi perdana pada 2022, Miguel Oliveira jadi pemenang di tengah guyuran hujan deras. Francesco Bagnaia menang pada 2023 lalu Jorge Martin semusim berselang. Fermin Aldeguer memenangi MotoGP Mandalika 2025 sekaligus kemenangan pertamanya di kelas premier.

Ducati jadi pemenang terbanyak di Mandalika dengan tiga kali secara beruntun sejak 2023. Akankah Marquez bisa mematahkan kutukan tak pernah finis tersebut? Peluang tentu terbuka lebar.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya