Usai memenangi MotoGP Jepang 2026 pekan lalu, Marquez mengaku dalam kepercayaan diri tinggi. Ia seperti tidak takut akan kutukan tidak pernah finis di Sirkuit Internasional Mandalika.
“Saya tidak pernah menyelesaikan balapan di Indonesia. Saya kurang beruntung di sana tapi tahun lalu di Sprint Race, saya merasa tidak terlalu buruk setelah kena long lap penalty,” papar Marquez, dikutip dari Crash, Senin (5/10/2026).
“Kami perlu memahami apa yang bisa kami lakukan dan saya merasa lebih baik dan lebih baik. Sejak (GP) Aragon, perasaannya bagus. Kami hanya punya masalah kecil di Austria, tapi kami bisa di sini lagi (menang balapan),” tandasnya.
Selain modal kepercayaan diri yang tinggi, Marquez didukung fakta lain. Tidak ada pemenang balapan beruntun di Mandalika! Bahkan, sejak masuk kalender pada 2022, sudah ada empat pembalap berbeda yang memenangi lomba.
Di edisi perdana pada 2022, Miguel Oliveira jadi pemenang di tengah guyuran hujan deras. Francesco Bagnaia menang pada 2023 lalu Jorge Martin semusim berselang. Fermin Aldeguer memenangi MotoGP Mandalika 2025 sekaligus kemenangan pertamanya di kelas premier.
Ducati jadi pemenang terbanyak di Mandalika dengan tiga kali secara beruntun sejak 2023. Akankah Marquez bisa mematahkan kutukan tak pernah finis tersebut? Peluang tentu terbuka lebar.
(Wikanto Arungbudoyo)