Mengapa Pembalap MotoGP Harus Miring saat Belok?

Muhammad Fadhil Mubarok, Jurnalis
Jum'at 02 Oktober 2026 01:19 WIB
Mengapa pembalap MotoGP harus miring saat belok? (Foto: Facebook/MotoGP)
Share :

MENGAPA pembalap MotoGP harus miring saat belok? Pertanyaan tersebut pasti hinggap di benak pencinta balap saat menyaksikan aksi Marc Marquez dan kolega.

Pemandangan pembalap yang memiringkan tubuh hingga hampir menyentuh aspal di tikungan tentu terlihat menegangkan sekaligus memukau. Muncul pertanyaan, bagaimana motor dan pembalap tetap seimbang dalam posisi semiring itu?

1. Bukan Sekadar Gaya atau Aksi Dramatis

Start balapan MotoGP San Marino 2026 (Foto Facebook/MotoGP)

Gerakan tersebut ternyata bukan sekadar gaya atau aksi dramatis. Melainkan, manuver tersebut bagian penting dari teknik berkendara yang mempengaruhi kecepatan sekaligus keselamatan di lintasan.

Di setiap tikungan sirkuit MotoGP, terjadi interaksi antara gravitasi, gaya sentrifugal, dan traksi ban. Saat motor melaju kencang lalu berbelok, gaya sentrifugal cenderung mendorong motor keluar dari lintasan.

Prinsip dasarnya cukup sederhana, makin kencang motor melaju, semakin besar pula gaya yang mendorongnya keluar dari lintasan. Untuk mengimbanginya, motor perlu dimiringkan sehingga vektor gaya gravitasi dan gaya sentrifugal saling menyeimbangkan.

Karena itu, pada kecepatan tinggi, sudut kemiringan motor bisa mencapai 60 derajat atau lebih dari posisi tegak. Sebaliknya, pada kecepatan rendah, pembalap tidak perlu memiringkan motor terlalu ekstrem karena gaya sentrifugal yang bekerja lebih kecil. Pada intinya, semua ini bertujuan menjaga keseimbangan antara kecepatan, gaya gesek, dan arah belokan.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya