Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marc Marquez Akui Egois Gunakan Pemeran Pengganti saat Balapan Gokart di MotoGP Jepang 2026

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Senin, 05 Oktober 2026 |10:15 WIB
Marc Marquez Akui Egois Gunakan Pemeran Pengganti saat Balapan Gokart di MotoGP Jepang 2026
Marc Marquez Akui Egois Gunakan Pemeran Pengganti saat Balapan Gokart di MotoGP Jepang 2026 (Instagram/@marcmarquez93)
A
A
A

JAKARTA - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengaku egois menggunakan pemeran pengganti pada balapan gokart di MotoGP Jepang 2026. Balapan itu digelar sebelum race MotoGP Jepang 2026, Minggu (4/10/2026). 

1. Marc Marquez Akui Egois

Marc Marquez mengakui tindakannya menggunakan pemeran pengganti dalam acara pra-balapan di MotoGP Jepang sebagai hal yang egois. Namun, ia merasa langkah itu perlu dilakukannya saat ini.

Sebelum balapan utama, lomba gokart digelar bagi para pembalap. Somkiat Chantra keluar sebagai pemenang, mengungguli Pedro Acosta.

Jorge Martin turut berpartisipasi. Begitu pula dengan sebagian besar pembalap MotoGP lainnya. 

Namun, Marquez tidak ikut serta. Pembalap tim Ducati Lenovo itu justru menugaskan pemeran pengganti untuk menggantikan posisinya di grid.

Berbicara setelah balapan, Marquez berpendapat bahwa acara tersebut kurang tepat diadakan pada tahap musim seperti ini. Menurutnya, fokus utama haruslah pada penampilan terbaik saat balapan. Hal tersebut mengingat ia sedang bersaing ketat memperebutkan gelar juara dunia melawan pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin.

Marc Marquez di MotoGP Jepang 2026 (Instagram/@marcmarquez93)
Marc Marquez di MotoGP Jepang 2026 (Instagram/@marcmarquez93)

"Ada batasan tipis di sini," ujar Marc Marquez, sebagaimana dilaporkan Motorsport.com.

"Tentu saja saya paham soal aspek hiburannya, tapi kami sedang bertarung memperebutkan gelar juara, bukan sekadar bersenang-senang atau balapan gokart," katanya. 

Ia pun mengungkap awal mula tercetusnya pemeran pengganti untuk balapan gokart tersebut. 

"Saat sesi pemanasan, saya bilang saya butuh es. Lalu salah satu anggota tim datang dan berkata akan keren jika ada pemeran pengganti yang muncul," ujarnya.

"Itu bermula dari celetukan spontan, dan mereka langsung menangkap idenya," katanya.

 

Marquez menambahkan bahwa keputusan itu memang egois, namun perlu ia ambil. Ia juga mengaku sempat mendapatkan teguran terkait hal ini.

"Saya harus menentukan prioritas. Saya memang sempat ditegur, tapi begitulah adanya," ucapnya. 

"Saat ini, kami harus bersikap egois dan tampil maksimal pada momen yang paling menentukan, yaitu saat balapan," ujarnya. 

Sebelumnya, MotoGP juga telah menggelar berbagai acara prabalapan di sirkuit-sirkuit lain. Balapan tuk-tuk di Buriram pada awal musim terbukti sangat populer. 

Konsep ini serupa dengan yang pernah diterapkan Formula One dalam beberapa kesempatan, terutama balapan gokart yang diadakan sebelum balapan di Miami dan Silverstone.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement