JORGE Martin belajar banyak dari pengalamannya saat jadi juara dunia MotoGP 2024. Pembalap tim Aprilia Racing itu terang-terangan mengaku tidak akan terlalu bernafsu mengejar kemenangan musim ini.
Martin memang sukses jadi juara dunia MotoGP 2024 meski jumlah kemenangannya kalah banyak dibandingkan Francesco Bagnaia. Ia hanya tiga kali menang balapan di musim tersebut!

Tapi, Martin punya modal apik berupa konsisten finis di lima besar. Ia mampu mengakhiri balapan 13 kali di podium dengan 10 di antaranya adalah runner up.
Konsistensi itulah yang coba diulanginya pada MotoGP 2026. Ia tidak peduli apakah akan mengakhiri balapan di posisi 1 atau 2 pada setiap pekannya.
“Buat saya, saat ini, saya tidak benar-benar peduli apakah (finis) kesatu atau kedua. Saya hanya berusaha meningkatkan diri secara konstan,” kata Martin, dinukil dari Motorsport, Senin (17/8/2026).
“Saya selalu berpikir bagaimana untuk meningkatkan diri dan lebih baik, dan punya kesempatan bertarung untuk gelar juara. Jadi, ini sudah cukup bagus buat saya,” imbuh Martinator.

Pun begitu, Martin mengaku dua tahun lalu sangat terobsesi dengan kemenangan. Tapi, hal itu justru menguras energinya. Ia pun memilih untuk fokus mencetak hasil sebaik mungkin tanpa ada obsesi apa-apa.
“Dua tahun lalu, saya benar-benar terobsesi dengan kemenangan, berusaha keras di depan. Tapi, sejujurnya, itu menguras energy saya,” tegas Martin.
“Jadi, saya sekarang tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga menjadi atlet yang lebih baik dan Jorge yang lebih baik. Kami sudah melakukan hal-hal yang benar dan memimpin (di klasemen),” tandasnya.
Martin tidak asal bicara. Ia kini memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 240 poin, hasil dari sekali menang dan lima podium, dalam 12 seri!
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.