Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjalanan Karier dan Prestasi Gregoria Mariska hingga Putuskan Mundur dari Pelatnas PBSI

Dian AF , Jurnalis-Jum'at, 15 Mei 2026 |18:42 WIB
Perjalanan Karier dan Prestasi Gregoria Mariska hingga Putuskan Mundur dari Pelatnas PBSI
Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas PBSI 2026 (Foto: Okezone)
A
A
A

3. Puncak Karier di Olimpiade

Debut Jorji di panggung Olimpiade terjadi di Tokyo 2020. Penampilan perdananya di Olimpiade berakhir di babak 16 besar.

Kerja keras dan ketekunan Jorji akhirnya terbayar lunas di Paris. Gregoria Mariska Tunjung meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2024, mengakhiri penantian panjang Indonesia selama 16 tahun di sektor bulu tangkis tunggal putri. 

Senyum Gregoria Mariska Tunjung Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia

Gregoria menjadi atlet tunggal putri bulu tangkis Indonesia pertama yang mampu menyumbang perunggu Olimpiade sejak Maria Kristin Yulianti di Olimpiade Beijing 2008.

4. Sakit Vertigo

Kiprah Gregoria harus tersendat sejak April 2025 akibat penyakit vertigo yang dideritanya. Sejak batal memperkuat tim Indonesia di Sudirman Cup 2025, ia hanya mengikuti tujuh turnamen.

Penyakit vertigo yang dialaminya terbilang parah. Setiap serangan berlangsung hingga lima jam, disertai muntah dan kehilangan keseimbangan, dan datang tiba-tiba tanpa bisa diprediksi. 

Kondisi kesehatan Gregoria yang masih dalam proses pemulihan dari vertigo menjadi alasan utama pengunduran dirinya dari Pelatnas. 

(Dian AF)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement