JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi melakukan perombakan strategis di sektor ganda putra utama. Keputusan mengejutkan diambil dengan menyatukan kembali pasangan The Babies, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta memperkenalkan kombinasi baru antara senior-junior, Bagas Maulana dengan Muh Putra Erwiansyah.
PBSI secara mengejutkan mengumumkan racikan baru di sektor ganda putra untuk bersaing di level internasional. Leo yang sebelumnya berpasangan dengan Bagas, kini kembali dipasangkan dengan Daniel yang sudah pulih dari cedera.
Antonius menjelaskan alasan khusus di balik keputusan memisahkan Leo/Bagas. Ia mengungkap bahwa keputusan tersebut didasarkan pada evaluasi performa sejak akhir 2024 hingga saat ini.
“Kesempatan sudah cukup banyak kami berikan. Hasilnya memang ada yang baik, namun secara keseluruhan masih belum konsisten,” ujar Antonius dalam keterangan resmi PBSI, Jumat (3/4/2026).
Antonius menargetkan terbentuknya pasangan yang mampu tampil stabil dan kompetitif di level elite. Apalagi, Leo dan Daniel sudah diduetkan cukup lama, bahkan sejak junior. Karena itu diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat.
“Keduanya pernah berpasangan sebelumnya, sehingga diharapkan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dan kembali menemukan chemistry. Dari sisi teknis tidak ada kendala, sebelumnya lebih pada faktor non teknis yaitu komunikasi,” sambung Antonius.
Lebih lanjut, Antonius menjelaskan alasan memasangkan Bagas dengan Putra. Kombinasi ini dinilai memiliki potensi yang saling melengkapi dalam pembagian peran di lapangan.
“Putra memiliki keunggulan di permainan depan dan kemampuan playmaker, yang diharapkan bisa mendukung Bagas yang kuat di area belakang,” tambahnya.
Sebagai tahap awal, kedua pasangan baru ini akan diuji dalam beberapa turnamen, yakni di Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Evaluasi akan dilakukan untuk melihat perkembangan serta potensi jangka panjang dari masing-masing pasangan.
Menghadapi persaingan menuju kualifikasi Olimpiade (Race to Olympic), Antonius menegaskan pentingnya menambah kekuatan skuad ganda putra. Saat ini, Indonesia telah memiliki pasangan yang berada di level top 10 atau mendekati, seperti Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin.
“Tugas kami adalah menyiapkan pasangan pelapis yang juga mampu bersaing di papan atas. Kami berharap kombinasi seperti Rian/Rahmat, Leo/Daniel, Bagas/Putra, serta Devin/Fathir dapat terus berkembang dan menembus level elite dunia,” pungkas Antonius.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.