Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ducati Terancam Kehilangan Tim Satelit, Gresini Racing Pertimbangkan CLBK dengan Honda di MotoGP 2027

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 25 Maret 2026 |05:12 WIB
Ducati Terancam Kehilangan Tim Satelit, Gresini Racing Pertimbangkan CLBK dengan Honda di MotoGP 2027
Pembalap Tim Gresini Ducati, Alex Marquez. (Foto: Instagram/gresiniracing)GOIANIA - Masa depan kemitraan antara Ducati dan Gresini Racing tengah berada di persimpangan jalan. Rumor mengejutkan yang berhembus di sela-sela gelaran MotoGP Brasil 2026 menyebu
A
A
A

GOIANIA - Masa depan kemitraan antara Ducati dan Gresini Racing tengah berada di persimpangan jalan. Rumor mengejutkan yang berhembus di sela-sela gelaran MotoGP Brasil 2026 menyebutkan tim milik Nadia Padovani tersebut sedang menjajaki peluang untuk kembali ke pelukan Honda pada musim MotoGP 2027 mendatang.

Kabar ini tentu menjadi tantangan serius bagi Ducati yang selama ini mendominasi grid dengan enam motor. Meskipun Ducati saat ini masih menjadi kekuatan utama, ketidakpastian struktur tim satelit mereka mulai terendus setelah hasil di awal musim 2026 yang cukup menantang, di mana satu-satunya podium Grand Prix Ducati justru diraih oleh Fabio Di Giannantonio dari tim VR46.

1. Potensi Kembalinya Aliansi Ikonik Gresini-Honda

Rencana masa depan Gresini untuk musim 2027 kini menjadi teka-teki besar. Laporan dari The Race mengindikasikan bahwa Gresini berpeluang besar untuk kembali menggunakan mesin Honda, mengulang kemitraan legendaris yang pernah terjalin selama 12 tahun, tepatnya dari musim 2002 hingga 2014.

Periode tersebut merupakan masa kejayaan bagi tim yang didirikan oleh mendiang Fausto Gresini, di mana mereka sukses menduduki posisi runner-up klasemen pada tahun 2003, 2004, dan 2005.

Setelah sempat menjadi tim pabrikan Aprilia pada 2015 dan kembali menjadi tim independen bersama Ducati di 2022, kembalinya ke HRC (Honda Racing Corporation) dinilai sebagai langkah strategis bagi Honda untuk mempercepat pengembangan motor dengan total enam unit di lintasan.

Alex Marquez. (Foto: Instagram/alexmarquez73)
Alex Marquez. (Foto: Instagram/alexmarquez73)

2. Ketegangan Internal dan Respons Ducati

Situasi ini semakin memanas seiring dengan kabar hengkangnya dua pembalap utama Gresini di akhir tahun. Alex Marquez, sang runner-up musim 2025, dikabarkan akan berlabuh ke tim pabrikan KTM, sementara Fermin Aldeguer disebut-sebut bakal pindah ke VR46.

 

Keputusan pemindahan Aldeguer, yang kontraknya berada langsung di bawah Ducati, kabarnya sempat memicu kekecewaan Nadia Padovani karena dilakukan tanpa koordinasi yang matang.

Menanggapi spekulasi ini, Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, mencoba meredam suasana. Ia menegaskan Ducati akan mengupayakan segala cara agar kerja sama ini berlanjut, sembari tetap optimis bahwa Gresini sebenarnya masih ingin bertahan bersama pabrikan Borgo Panigale tersebut.

Alex Marquez. (Foto: Instagram/alexmarquez73)
Alex Marquez. (Foto: Instagram/alexmarquez73)

"Kami tidak ingin kehilangan mereka. Mereka adalah tim yang hebat, dimulai dari hasil debut mereka bersama kemenangan Enea Bastianini di Qatar 2022," ujar Tardozzi kepada Sky Italy, yang dikutip dari Crash, Rabu (25/3/2026).

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement