“Ke depannya kami akan tetap konsisten dan berkomitmen untuk melakukan regenerasi secara aktif dan berkelanjutan. Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan dan mengembangkan olahraga, sekaligus industri billiard sesuai dengan arahan bapak Hary Tanoesoedibjo (Ketua Umum PB POBSI,” tutur Hendra.
Selain itu, Carabao International Open menjadi sorotan utama karena menandai kerjasama resmi pertama Carabao Billiards Indonesia dengan World Nineball Tour (WNT). Kolaborasi ini menghadirkan standar kompetisi internasional sekaligus membuka peluang besar bagi Indonesia untuk masuk lebih dalam ke kalender turnamen biliar dunia.
Terlebih, para pebiliar top dunia ikut hadir mengikuti turnamen ini. Kehadiran WNT di ajang ini menjadi bukti kepercayaan terhadap kualitas penyelenggaraan turnamen di Indonesia serta menjadi pintu bagi atlet nasional untuk bersaing di level tertinggi.
Sementara, Sekjen PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, mengapresiasi penuh turnamen tersebut. Menurutnya, ajang tersebut sangat penting untuk meningkatkan industra olahraga biliar di Indonesia.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat mengembangkan industri dan membuatnya semakin meriah. Jika industri ini sudah hidup, tentu seluruh instrumen yang terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan ini akan ikut terangkat. Harapannya, event seperti ini juga dapat menghasilkan prestasi bagi Indonesia di ajang internasional,” pungkas Fadil.
(Ramdani Bur)