Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Turnamen Biliar Carabao International Open 2026 Langsung Ukir Rekor MURI

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Jum'at, 06 Februari 2026 |22:05 WIB
Penyebab Turnamen Biliar Carabao International Open 2026 Langsung Ukir Rekor MURI
Carabao International Open 2026 langsung cetak rekor MURI di hari pertama penyelenggaraan. (Foto: Cikal Bintang/Okezone_
A
A
A

TURNAMEN biliar bertajuk Carabao International Open 2026 mengukir rekor MURI alias Museum Rekor-Dunia Indonesia. Rekor MURI tersebut didapat karena turnamen berskala internasional itu menjadi turnamen biliar multi kategori dengan peserta terbanyak di satu lokasi. 

Sebagaimana diketahui, Carama International Open 2026 sedang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Jakarta dari tanggal 4 hingga 8 Februari 2026. Terdapat tiga kategori utama dalam turnamen tersebut, yakni Carabao International Open, Carabao Junior Open, dan Carabao International Celebrity Billiard.

POBSI dukung penyelenggaraan Carabao International Open 2026

Turnamen tersebut tak hanya memperluas panggung biliar nasional ke level dunia, tetapi juga sukses mengukir rekor MURI. Rekor tersebut diraih berkat tingginya jumlah peserta yang bertanding secara bersamaan dalam berbagai kategori di satu venue, menjadikannya turnamen biliar multi kategori terbesar yang pernah tercatat di Indonesia. Tercatat, ada 341 partisipan dari 21 negara yang mengikuti tiga event turnamen yang diselenggarakan Carabao Billiards Indonesia kali ini.

1. Hasil Kolaborasi Berbagai Pihak

Founder Carabao Group, Hendra Kurniawan, menyampaikan prestasi rekor MURI ini adalah hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Mulai dari PB POBSI selaku federasi biliar Indonesia, hingga para selebritas yang memang menggemari olahraga ini.

“Terkait dengan rekor MURI, kenapa dapet rekor MURI? karena multi event ini pertama kali di Indonesia yang mana ada tiga kategori mulai dari pro internasional, atlet junior, bahkan selebriti. Kita sama-sama berkolaborasi sampai akhirnya rekor MURI itu terpecahkan,” kata Hendra kepada wartawan termasuk Okezone, Jumat (6/2/2026). 

Hendra menyampaikan pihaknya akan terus berkomitmen untuk menggelar turnamen biliar. Itu demi meningkatkan industri olahraga biliar Indonesia agar dapat berprestasi di kancah dunia. 

 

“Ke depannya kami akan tetap konsisten dan berkomitmen untuk melakukan regenerasi secara aktif dan berkelanjutan. Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan dan mengembangkan olahraga, sekaligus industri billiard sesuai dengan arahan bapak Hary Tanoesoedibjo (Ketua Umum PB POBSI,” tutur Hendra.

2. Kerjasama Carabao Billiards Indonesia dengan World Nineball Tour

Selain itu, Carabao International Open menjadi sorotan utama karena menandai kerjasama resmi pertama Carabao Billiards Indonesia dengan World Nineball Tour (WNT). Kolaborasi ini menghadirkan standar kompetisi internasional sekaligus membuka peluang besar bagi Indonesia untuk masuk lebih dalam ke kalender turnamen biliar dunia. 

Terlebih, para pebiliar top dunia ikut hadir mengikuti turnamen ini. Kehadiran WNT di ajang ini menjadi bukti kepercayaan terhadap kualitas penyelenggaraan turnamen di Indonesia serta menjadi pintu bagi atlet nasional untuk bersaing di level tertinggi.

Sementara, Sekjen PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, mengapresiasi penuh turnamen tersebut. Menurutnya, ajang tersebut sangat penting untuk meningkatkan industra olahraga biliar di Indonesia.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat mengembangkan industri dan membuatnya semakin meriah. Jika industri ini sudah hidup, tentu seluruh instrumen yang terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan ini akan ikut terangkat. Harapannya, event seperti ini juga dapat menghasilkan prestasi bagi Indonesia di ajang internasional,” pungkas Fadil. 

(Ramdani Bur)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement