Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Hendra Setiawan Balik ke Pelatnas PBSI demi Menangkan Gelar yang Belum Diraih

Ramdani Bur , Jurnalis-Selasa, 13 Januari 2026 |09:45 WIB
Kisah Hendra Setiawan Balik ke Pelatnas PBSI demi Menangkan Gelar yang Belum Diraih
Hendra Setiawan memenangkan Piala Thomas 2020 setelah balik ke Pelatnas PBSI. (Foto: Instagram/@hendrasansan)
A
A
A

KISAH Hendra Setiawan balik ke Pelatnas PBSI demi gelar bergengsi yang belum pernah diraih akan diulas Okezone. Hendra Setiawan merupakan salah satu pebulu tangkis terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Bersama Markis Kido, Hendra Setiawan memenangkan gelar juara dunia 2007 dan medali emas Olimpiade Beijing 2008. Setahun setelah meraih medali emas Olimpiade 2008 Beijing, Hendra Setiawan dan Markis Kido memilih keluar dari Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.

Markis Kido dan Hendra Setiawann saat memenangkan medali emas Olimpiade Beijing 2008.
Markis Kido dan Hendra Setiawann saat memenangkan medali emas Olimpiade Beijing 2008.

Mereka memilih jalur sebagai atlet profesional. Namun, keputusan keluar Pelatnas membuat performa pasangan ini menurun. Terbukti Markis Kido/Hendra Setiawan gagal lolos Olimpiade London 2012!

1. Hendra Setiawan Comeback ke Pelatnas PBSI

Setelah tiga tahun menjadi pemain profesional, Hendra Setiawan kembali ke Pelatnas PBSI. Ia langsung dipasangkan dengan sang junior yang baru saja tampil di Olimpiade London 2012 bersama Bona Septano, Mohammad Ahsan.

Namun, bagaimana proses Hendra Setiawan kembali ke Pelatnas PBSI? Pelatih Kepala ganda putra Pelatnas PBSI saat itu, Herry IP, menjadi sosok yang meyakinkan Hendra Setiawan untuk comeback ke Pelatnas.

"Mengenai bergabungnya Hendra memang awalnya untuk program jangka pendek di Piala Thomas. Di pertandingan beregu, dibutuhkan pemain yang mentalnya sudah teruji," kata Herry IP, Okezone mengutip dari Badmintonindonesia.org. 

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement