Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Mualaf Pebulu Tangkis Maria Febe Kusumastuti: Suka Dengar Azan sejak Kecil hingga Niat Khatam Alquran

Ramdani Bur , Jurnalis-Sabtu, 21 Februari 2026 |08:55 WIB
Kisah Mualaf Pebulu Tangkis Maria Febe Kusumastuti: Suka Dengar Azan sejak Kecil hingga Niat Khatam Alquran
Maria Febe memutuskan menjadi mualaf pada 2013. (Foto: Instagram/@mariafebe13)
A
A
A

KISAH mualaf pebulu tangkis Maria Febe Kusumastuti akan diulas Okezone. Maria Febe Kusumastuti sempat mengemban status sebagai tunggal putri andalan Indonesia.

Ia pernah membantu tim beregu bulu tangkis putri Indonesia merebut medali perunggu Piala Uber 2010 dan Asian Games 2010. Tak sampai di situ, Maria Febe juga memenangkan medali perak nomor beregu bulu tangkis putri SEA Games 2011.

Maria Febe Kusumastuti saat aktif sebagai pebulu tangkis profesional.
Maria Febe Kusumastuti saat aktif sebagai pebulu tangkis profesional.

Sementara di nomor individu, Maria Febe Kusumastuti kampiun Bitburger Open 2008 dan Australia Open 2009. Melihat catatan di atas, karier Maria Febe Kusumastuti cukup lumayan di dunia bulu tangkis profesional.

1. Suka Dengar Azan sejak Kecil

Beberapa tahun lalu, Maria Febe Kusumastuti sempat hadir dalam program Close Up USEE TV yang dipandu Yuni Kartika. Dalam program tersebut, Maria Febe Kusumastuti mengaku sudah menyukai azan sejak kecil.

Sampai akhirnya ketika beranjak dewasa, Maria Febe Kusumastuti semakin tergugah ketika melihat rekan-rekannya menjalankan salat tarawih. Keputusan ini membuat Maria Febe Kusumastuti semakin yakin untuk menjadi mualaf.

“Ada dorongan di hati. Dulu sewaktu kecil, saya suka mendengarkan azan, Cuma terkadang ditegur sama orangtua,” kata Maria Febe.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement