Share

Pengertian Lari Jarak pendek, Sejarah dan Manfaat

Zseztar Juvendhitama, Jurnalis · Senin 26 September 2022 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 43 2675444 pengertian-lari-jarak-pendek-sejarah-dan-manfaat-2OtaNuy1Ut.jpg Pengertian lari jarak pendek, sejarah, dan manfaatnya (Foto: Instagram/@alicasmd)

PENGERTIAN lari jarak pendek, sejarah, dan manfaatnya akan dibahas di sini. Lari jarak pendek ialah salah satu jenis lari yang umumnya dilakukan dengan membutuhkan kecepatan dan kekuatan dalam sepanjang lintasan.

Mulai dari titik mulai sampai selesai. Pemenangnya akan ditentukan berdasarkan waktu, terdiri dari tiga jarak lintasan yang dilombakan pada lari jarak pendek, yakni dengan jarak 100 meter, 200 meter serta 400 meter.

Lari

Dalam melaksanakan lari jarak pendek membutuhkan teknik yang kuat, terutama kekuatan kaki, kecepatan penuh serta keseimbangan tubuh di sepanjang lintasan. Di bawah ini, kami akan mengulas dengan tuntas mengenai sejarah lari pendek dan manfaat lari pendek.

Sejarah Lari Jarak Pendek

Pada waktu sekitar abad ke-7 SM, lari jarak pendek sudah diadakan sejak zaman Yunani kuno. Munculnya lari jarak pendek tersebut bermula dari seorang prajurit berasal dari Yunani.

Saat itu seorang prajurit berlari dari Persia untuk membawa sebuah pesan atas kemenangan Yunani atas perang melawan Persia. Tetapi, tak lama kemudian seorang prajurit tersebut meninggal dunia di saat setelah memberikan pesan kepada sang raja Yunani.

Dengan memberi kehormatan atas seorang prajurit tersebut, sang raja Yunani mengadakan lomba lari jarak pendek untuk memperingati kematian seorang prajurit tersebut. Seiring berjalannya zaman dan waktu terus berkembang, begitu pula dengan lari jarak pendek, tak lama kemudian perlombaan lari jarak pendek tersebut tersebar di berbagai negara.

Pada tahun 1912, akhirnya dibentuklah organisasi bernama IAAF (International Association of Athletics Federation) yang berpusat di Monako. Sampai sekarang, 212 negara sudah menjadi anggota IAAF.

Kecepatan pada lari jarak pendek ialah hasil kontraksi yang cepat dan kuat berasal dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan efisien dan lancar yang dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan tinggi.

Manfaat Lari Jarak Pendek

Lari

Lari jarak pendek atau biasa disebut dengan Sprint ialah olahraga yang mungkin terbilang mudah untuk dilakukan, namun perlu diketahui, apabila melakukan sprint dengan teratur, maka dapat berdampak baik untuk kita. Di bawah ini contoh dari beberapa manfaat lari jarak pendek:

1. Menguatkan Tulang

Bisa menguatkan tulang pada tubuh, terutama tulang kaki. Ini sangat bagus karena membuat tulang tidak mudah patah saat terjadi benturan keras.

2. Membakar Lemak

Dengan melakukan sprint atau lari jarak pendek selama 1 jam setiap minggu, lebih efisien dalam membakar lemak dibanding dengan jogging selama 1 jam setiap hari.

3. Memperlancar Pernafasan

Setelah melakukan penelitian, lari sprint yang dilakukan dengan rutin dapat memperlancar pernafasan dan dapat membuat nafas lebih panjang.

4. Membentuk Otot

Dapat dilihat dari pelari professional, rata-rata mereka memiliki badan yang sangat atletis dengan otot-otot yang terbentuk. Maka hal tersebut, mereka sering melakukan lari sprint.

5. Meningkatkan Kecepatan saat Berlari

Kegiatan dari lari sprint ini dapat meningkatkan kecepatan berlari kita. Dapat dilihat dari salah satu latihan para pesepakbola profesional ialah terus berlari atau berlari sprint.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini