Australia Open 2021, Salah Satu Turnamen Tersulit bagi Novak Djokovic

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 09 Maret 2021 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 40 2374778 australia-open-2021-salah-satu-turnamen-tersulit-bagi-novak-djokovic-zNh55a87Sv.jpg Novak Djokovic (Foto: Reuters)

PETENIS asal Serbia, Novak Djokovic, menjadi juara Australia Open 2021. Gelar juara diraih Novak Djokovic setelah mengalahkan wakil Rusia, Daniil Medvedev, dengan skor 7-5, 6-2, dan 6-2 di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu 21 Februari 2021.

Petenis berumur 33 tahun itu mampu mempertahankan gelar juara miliknya yang diraih pada tahun lalu. Sekadar informasi, Australia Open merupakan turnamen grand slam yang paling sering dimenangkan Djokovic, yaitu sembilan kali.

Novak Djokovic (Foto: Reuters)

Meski mengukir catatan manis, Novak Djokovic mengakui, bahwa Australia Open 2021 adalah salah satu turnamen tersulit baginya. Sebab, ada banyak tantangan bagi Novak Djokovic, mulai dari cedera, pandemi Covid-19, ekspektasi kepadanya, dan masih banyak lagi.

Namun, Novak Djokovic bisa mengatasi itu dengan fokus per pertandingan. Cara itu membuat Novak Djokovic bisa melenggang hingga ke final dan mengalahkan Daniil Medvedev.

BACA JUGA: Tak Disangka, Novak Djokovic Pernah ke SUGBK dan Tertarik Belajar Bahasa Indonesia

“Tentu saja, karena cedera saya dan banyak hal yang saya hadapi. Akan tetapi, semua petenis mengalami hal serupa dengan melalui dua minggu karantina, tidak latihan untuk waktu yang lama, dan banyak lagi. Pada akhirnya, turnamen musim panas dan Australia Open 2021, ajang saya mempertahankan gelar, terselenggarakan,” ujar Novak Djokovic, dalam wawancara eksklusif dengan MNC Media secara virtual, Selasa (9/3/2021).

BACA JUGA: Jadi Petenis Berperingkat Satu Terlama, Novak Djokovic: Luar Biasa

“Ketika mendapatkan poin terakhir (di final), saya hanya terjatuh di atas lapangan. Saya puas karenaada banyak tekanan, ekspektasi, intentsitas, cedera, keraguan dan dilema jika saya tidak bisa bermain. Jadi, saya melaluinya dari hari ke hari dan pertandingan ke pertandingan,” tuturnya.

Novak Djokovic sangat senang karena bisa mengangkat trofi Australia Open untuk yang kesembilan kalinya. Akan tetapi, dia juga bersyukur karena turnamen itu telah berakhir. Sebab, Novak Djokovic kini bisa memulihkan diri dan bersantai.

“Lalu, dianugerahi trofi itu sangatlah fantastis dan membanggakan. Akan tetapi, saya juga bersyukur karena itu telah berakhir sehingga saya bisa memulihkan diri dan bersantai,” ucap petenis berumur 33 tahun itu.

Novak Djokovic (Foto: Reuters)

Novak Djokovic total telah meraih 18 gelar juara grand slam. Torehannya cuma kalah dari Rafael Nadal dan Roger Federer yang telah mengoleksi 20 gelar juara grand slam.

Namun, ada rekor Novak Djokovic yang tidak dimiliki dua rivalnya itu. Novak Djokovic adalah petenis yang menempati peringkat satu dunia terlama sepanjang sejarah tenis, yaitu 331 pekan di puncak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini