Menengok Lagi Perang Kata-Kata Maria Sharapova vs Eugenie Bouchard

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 05:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 40 2329064 menengok-lagi-perang-kata-kata-maria-sharapova-vs-eugenie-bouchard-gAVENl5YRO.jpg Eugenie Bouchard dan Maria Sharapova bertemu pada Prancis Open 2014 (Foto: Tennis Buzz)

SALAH satu momen kontroversial dalam dunia tenis modern adalah kasus doping yang menimpa Maria Sharapova pada 2016. Sekembalinya eks petenis asal Rusia itu ke lapangan, justru kritik tajam yang didapat. Salah satu pengkritik paling kencang adalah petenis cantik Eugenie Bouchard.

Kasus doping sempat membuat Maria Sharapova dilarang bertanding selama 15 bulan. Ketika kembali ke lapangan tenis, perempuan bertinggi badan 188 sentimeter (cm) itu justru membagikan peserta WTA Tour ke dalam dua kubu.

Kubu pertama jelas tidak masalah dengan rangkaian wildcard serta durasi hukuman. Sementara di kubu satu lagi, mendesak Maria Sharapova dihukum larangan bertanding seumur hidup. Salah satu sosok yang terkenal di kubu kedua adalah Eugenie Bouchard yang melabelinya curang.

Baca juga: Si Cantik Maria Sharapova Ungkap Alasannya Pensiun dari Tenis

Maria Sharapova sekali juara AS Open

Sekadar informasi, kasus doping Maria Sharapova pertama kali terungkap pada Australia Open 2016. Badan Anti-Doping Dunia (WADA) lantas menjatuhkan larangan 15 bulan karena menganggap doping itu tidak sengaja dilakukan. Jelas saja, vonis itu membuat Eugenie Bouchard berang.

Petenis asal Kanada itu semakin keki setelah WTA memberi wildcard dengan begitu mudah kepada Maria Sharapova. Tidak heran, Eugenie Bouchard dalam sebuah wawancara pada 2017, melabeli seniornya itu sebagai penipu.

“Saya tidak yakin itu keputusan yang tepat. Dia adalah penipu. Jadi, buat saya, seorang penipu tidak selayaknya diizinkan bermain lagi. Sebab, itu tidak adil bagi mereka yang berbuat benar,” ujar Eugenie Bouchard kala itu, dikutip dari Essentially Sports, Kamis (17/12/2020).

Balasan dari Maria Sharapova tidak kalah pedas. Jelang bentrok dengan Bouchard pada turnamen Madrid Open 2017, Sharapova mengatakan rekornya di tenis yang berbicara. Karena itu, ia tidak peduli dengan apa kata orang-orang di luar sana.

“Saya lebih daripada itu. Saya sudah mendengar banyak hal. Rekor tenis saya sudah cukup berbicara, dan itu yang menjadi fokus utama,” sahut Maria Sharapova.

Eugenie Bouchard justru mengidolakan Maria Sharapova

Perang kata-kata antara keduanya terus berlanjut hingga turnamen Amerika Serikat Open 2019. Kala itu, Eugenie Bouchard meledek Maria Sharapova yang baru saja disingkirkan Serena Williams pada babak pertama.

Sepertinya, Eugenie Bouchard kecewa dengan apa yang dilakukan Maria Sharapova. Sebab, pada 2013, ia pernah mengatakan Maria Sharapova adalah idolanya di lapangan tenis. Sayangnya, kasus doping itu mengubah kekaguman menjadi kebencian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini