Profil Marco Bezzecchi, Pembalap MotoGP yang Dijuluki The Bez

Niken Wulandari, Jurnalis
Minggu 11 Oktober 2026 02:01 WIB
Pembalap Tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/aprilia)
Share :

PROFIL Marco Bezzecchi, pembalap MotoGP yang memiliki julukan The Bez ini menarik untuk diulas. Apalagi dalam beberapa musim terakhir, nama pembalap asal Italia tersebut kerap bersaing di papan atas klasemen kelas para raja, bersanding dengan sejumlah pembalap senior yang lebih dulu malang melintang di dunia MotoGP.

Lantas, seperti apa profil sosok yang akrab disapa “The Bez” ini?

1. Profil Marco Bezzecchi

Dilansir dari laman resmi milik MotoGP, Marco Bezzecchi merupakan pembalap asal Italia yang lahir di Rimini pada 12 November 1998. Bezzecchi dikenal sebagai lulusan VR46 Riders Academy, akademi pembinaan pembalap muda yang didirikan oleh legenda MotoGP Valentino Rossi.

Berkat latar belakang tersebut, Bezzecchi kerap disebut sebagai salah satu murid didik Rossi di dunia balap dan akrab disapa dengan julukan “Bez”. Kini, pembalap bernomor start 72 tersebut memperkuat tim Aprilia Racing di kelas MotoGP.

Dengan postur tinggi 176 cm dan berat 64 kg, Bezzecchi dikenal sebagai sosok pembalap yang energik sekaligus tampil percaya diri di atas lintasan dan menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam persaingan MotoGP.

Marco Bezzecchi beraksi di MotoGP Mandalika 2026 (Foto: Instagram/@aprilia)

2. Perjalanan Karier Marco Bezzecchi

Menurut laman resmi milik MotoGP, Marco Bezzecchi mengawali kariernya di ajang CIV Moto3 Italia sebagai runner-up pada tahun 2014 sebelum akhirnya berhasil meraih gelar juara pada tahun 2015 melalui tujuh kemenangan. Pada tahun yang sama, ia juga tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 bersama San Carlo Team Italia.

Setelah sempat berpindah tim, Bezzecchi bergabung dengan Redox PruestelGP pada 2018 dan berhasil meraih sembilan podium, termasuk tiga kemenangan, hingga sempat menjadi penantang gelar juara dunia Moto3 pada musim tersebut.

Tidak hanya berhenti sampai disitu, kariernya berlanjut ke kelas Moto2 pada 2019 bersama Red Bull KTM Tech3 sebelum pindah ke Sky Racing Team VR46 pada 2020 dan mencatatkan tujuh podium dengan dua kemenangan. Performa tersebut membuatnya mendapatkan promosi ke MotoGP pada 2022 bersama skuad Mooney VR46 Racing Team.

 

Tampil impresif sejak musim debutnya, Bezzecchi langsung dinobatkan sebagai Rookie of the Year MotoGP 2022. Setahun berselang, ia mencatatkan tonggak sejarah penting melalui kemenangan perdananya di MotoGP pada GP Argentina 2023, sekaligus kemenangan pertama bagi tim VR46 di kelas tersebut, usai tampil dominan di tengah guyuran hujan.

Setelah berganti tunggangan ke Aprilia Racing mulai 2025, Bezzecchi sempat menghadapi masa penyesuaian sebelum akhirnya kembali meraih gelar kemenangan dan memimpin tim pabrikan tersebut usai cedera yang dialami rekan setimnya, Jorge Martin.

Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi finish ketiga di MotoGP Inggris 2026 (IG/@marcobez72)

Memasuki musim 2026, perjalanannya sempat terganjal cedera serius. Pada sesi kualifikasi GP Jerman di Sachsenring, Juli 2026, Bezzecchi mengalami kecelakaan yang mengakibatkan patah tulang selangka kiri sehingga harus absen dan menjalani operasi di Italia.

Meski begitu, Bezzecchi berhasil bangkit pada GP San Marino di Misano, September 2026 dengan merebut pole position lewat catatan waktu tercepat, unggul atas juara dunia bertahan, Marc Marquez.

Kini, pembalap Aprilia Racing itu siap menunjukkan kecepatannya di seri MotoGP Mandalika 2026 yang digelar 9-11 Oktober 2026.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya