Francesco Bagnaia Sebut DNA GP26 Lebih Garang dan Cocok dengan Gaya Balapnya, Siap Menggila di MotoGP 2026?

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Selasa 24 Februari 2026 01:01 WIB
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Share :

BURIRAM – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menebar sinyal ancaman jelang bergulirnya musim MotoGP 2026. Setelah melewati masa sulit tahun lalu, juara dunia MotoGP dua kali itu kini mengaku merasa jauh lebih nyaman dengan karakteristik motor terbaru, Desmosedici GP26.

Bagnaia mengungkapkan motor spek 2026 ini memiliki "DNA" yang berbeda dibandingkan pendahulunya. Namun, perubahan tersebut justru berdampak positif karena sangat selaras dengan gaya balapnya di lintasan.

1. Kebangkitan Setelah Terpuruk di GP25

Kembalinya performa Bagnaia di awal tahun ini menjadi kabar buruk bagi para pesaingnya. Musim lalu, pembalap asal Italia tersebut sempat terseok-seok karena merasa karakter motor GP25 terlalu melenceng dari DNA Ducati yang biasanya ia kuasai.

Ketidakcocokan itu membuat Bagnaia kehilangan konsistensi di papan atas. Namun, tes pra-musim di Buriram menunjukkan hasil yang kontras.

Meski mengakhiri tes di posisi keempat secara keseluruhan, Bagnaia merasa fondasi motor tahun ini jauh lebih kuat. Ia mengakui telah melakukan langkah maju yang signifikan dibandingkan periode yang sama 12 bulan lalu, di mana saat itu ia kesulitan besar saat pengujian di Malaysia.

Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)

2. Fokus Konsistensi Menuju Balapan Pembuka

Walaupun merasa puas, Bagnaia tidak menampik bahwa masih ada beberapa detail yang perlu disempurnakan, terutama pada sektor pengereman. Ia mencatat adanya sedikit guncangan pada motor saat memasuki tikungan dalam kecepatan tinggi, hal yang menurutnya wajar karena performa motor yang kini jauh lebih kencang.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya