Secara matematis di atas kertas, Marquez paling cepat bisa mengunci gelar juara dunia pada Seri Qatar di Sirkuit Losail (seri ketiga dari lima balapan tersisa). Syaratnya amat berat, yakni ia harus memimpin lebih dari 74 poin atas rival terdekatnya saat GP Qatar usai.
Untuk mencapai angka tersebut, Marquez wajib menyapu bersih kemenangan di Australia, Malaysia, dan Qatar (111 poin maksimal). Di saat bersamaan, Jorge Martin serta kandidat lain (seperti Marco Bezzecchi) harus mengalami nasib buruk seperti crash atau DNF secara beruntun di tiga seri tersebut.
Mengingat konsistensi impresif yang ditunjukkan Jorge Martin bersama Aprilia, skenario ekstrem di Qatar tersebut dinilai sangat sulit terwujud. Peta persaingan yang jauh lebih realistis diprediksi akan berlangsung hingga seri-seri penutup.
Marquez paling realistis berpeluang mengunci gelar pada seri kedua terakhir di MotoGP Portugal 2026 (Sirkuit Algarve) jika mampu tampil dominan di tur Asia-Australia. Namun, jika persaingan terus memanas, penentuan gelar juara dunia MotoGP 2026 hampir dipastikan baru akan diketahui pada seri pamungkas di GP Valencia.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.