JAKARTA - Aprilia Racing berutang permintaan maaf kepada Jorge Martin saat sprint race MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, akhir pekan lalu. Pasalnya, Jorge Martin mengalami masalah hingga posisinya melorot pada balapan itu.
Pada sprint race, Jorge Martin mengalami masalah tekanan ban. Posisinya pun melorot hingga harus puas finish di posisi 4.
Sementara itu, rival Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia, Marc Marquez berhasil menjuarai sprint race MotoGP Mandalika 2026. Atas hasil sprint race ini, Marc Marquez sempat memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026, lalu tergeser kembali setelah balapan utama MotoGP Mandalika 2026.
"Sprint race diwarnai oleh insiden di tikungan pertama dan kesalahan serius terkait tekanan ban depan Jorge—hal yang membuat kami berutang permintaan maaf kepadanya," kata CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, melansir Crash, Rabu (14/10/2026).
Tak hanya Jorge Martin, pembalap Aprilia Racing lainnya juga bermasalah pada sprint race MotoGP Mandalika 2026. Dua pembalap Aprilia yang memulai balapan dari baris depan, Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi, terlibat insiden di Tikungan 1.
"Sekali lagi, Aprilia identik dengan drama besar, baik dalam suka maupun duka," tuturnya.
Namun, nasib apes yang dialami pembalap Aprilia pada sprint race berhasil dibalas pada performa positif pada balapan utama MotoGP Mandalika 2026.