TANGERANG – Lifter andalan Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, sukses merebut medali emas pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ia pun spesial mempersembahkan prestasi medali emas itu untuk keluarga tercinta yang selalu memberikan dukungan penuh.
Rahmat tampil di nomor 75 kilogram putra dengan catatan 160 kilogram pada angkatan snatch. Dia kemudian membukukan 206 kilogram pada clean and jerk untuk memastikan posisi teratas.
Catatan total angkatan tersebut membuat Rahmat unggul satu kilogram atas wakil Thailand, Weeraphon Wichuma. Penampilannya juga menghasilkan rekor dunia nomor 75 kilogram putra yang sebelumnya dipegang atlet Korea Utara, Chong Song Ri.
Rahmat telah kembali ke Tanah Air pada Kamis (1/10/2026) dini hari WIB. Kedatangannya disambut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Setelah tiba di Indonesia, Rahmat mengungkapkan bahwa medali emas yang diraihnya di Aichi-Nagoya memiliki arti khusus. Dia mendedikasikan pencapaian tersebut untuk keluarga yang selama ini memberikan dukungan.
"Ya, buat keluarga," ucap Rahmat kepada awak media, termasuk Okezone di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (1/10/2026).
Rahmat juga mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil melewati persaingan ketat di nomor tersebut. Dia pun menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan membawa pulang medali emas.
"Alhamdulillah," tambahnya.
Mengenai rekor dunia yang berhasil dipecahkan, Rahmat menyebut pencapaian tersebut bukan target utama dalam perlombaan. Baginya, fokus terpenting adalah memastikan medali emas terlebih dahulu.
"Fokus ke emas sebenarnya. Kalau rekor, bonus," sambung atlet kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan itu.
Rahmat juga tidak mempermasalahkan keunggulan tipis satu kilogram atas Weeraphon. Menurutnya, hasil akhir pertandingan menjadi hal yang paling penting.
"Ya, alhamdulillah, yang penting menang," imbuh Rahmat.
Setelah menyelesaikan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Rahmat masih memiliki agenda pertandingan berikutnya. Dia dijadwalkan mengikuti kejuaraan di China.
Selain emas yang diraih Rahmat, angkat besi Indonesia juga menyumbangkan satu medali perunggu. Luluk Diana Tri Wijayana meraih perunggu dari nomor 49 kilogram putri dengan total angkatan 191 kilogram.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.