PEBULU tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, memberi sinyal Asian Games 2026 jadi keikutsertaannya yang terakhir. Ia lalu mengapresiasi kerja keras dua juniornya, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, saat berjuang di nomor beregu.
Jonatan membantu Tim Bulu Tangkis Indonesia meraih medali emas di nomor beregu Asian Games 2026. Itu sekaligus menebus kegagalan saat menyabet perak di Asian Games 2018.
Bagi Jonatan, itu adalah medali emas keduanya di Asian Games. Ia menjadi juara nomor perorangan di sektor tunggal putra pada edisi 2018 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta.
Tapi, langkah Jonatan harus terhenti di babak perempatfinal cabang olahraga (cabor) bulu tangkis nomor perorangan. Capaian di Asian Games 2026 ini memunculkan perasaan yang campur aduk.
Yang menarik, Jonatan memberi sinyal ini adalah Asian Games-nya yang terakhir. Ia bersyukur masih dipercaya oleh PBSI untuk membela Indonesia meski bukan lagi bagian dari Pelatnas Cipayung.
“Saya sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk kembali mewakili Indonesia di Asian Games ketiga saya. Apalagi di usia dan fase perjalanan saya sekarang, saya sadar mungkin ini akan menjadi Asian Games terakhir saya,” kata Jonatan dalam akun Instagram @jonatanchristieofficial, Kamis (1/10/2026).