Desak harus segera mengembalikan fokus setelah perlombaan tertunda. Kondisi tersebut menjadi bagian dari tantangan yang harus dilewati sebelum akhirnya memastikan medali emas untuk Indonesia.
Keberhasilan di Aichi-Nagoya sekaligus mengulang prestasi Desak pada Asian Games Hangzhou 2022. Setelah namanya dipastikan sebagai peraih medali emas, ia mengaku langsung merasakan haru dan bersyukur.
“Masih tidak percaya ternyata bisa sampai seperti ini. Rasanya langsung ingin menangis. Bingung juga, tapi sangat bersyukur,” tutur Desak.
Medali emas tersebut menjadi tambahan pencapaian penting dalam perjalanan Desak di nomor speed putri. Ia kini ingin terus meningkatkan catatan waktunya sebagai bagian dari persiapan menuju panggung internasional berikutnya.
“Sekarang 6,62 detik, semoga bisa menjadi 6,05 detik. Dan ini juga menjadi loncatan untuk menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” pungkasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.