PERHELATAN Asian Games 2026 terus menyajikan persaingan sengit di antara negara-negara Asia. Memasuki hari Senin (28/9/2026), pukul 15.00 WIB, peta kekuatan perolehan medali sementara memperlihatkan dominasi absolut dari kontingen China di puncak klasemen, sedangkan kontingen Indonesia sejauh ini masih tertahan di peringkat ke-14.
Kontingen China memimpin jauh dengan koleksi 126 medali emas, 51 perak, dan 44 perunggu dengan total 221 medali. Menyusul di posisi kedua ada tuan rumah Jepang yang mengumpulkan 39 emas, 64 perak, dan 61 perunggu, sementara Korea Selatan mengamankan tangga ketiga lewat raihan 21 emas, 26 perak, dan 43 perunggu.
Kontingen Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali perunggunya melalui perjuangan membanggakan para atlet di Aichi-Nagoya. Atlet balap sepeda BMX andalan Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi, sukses mempersembahkan medali perunggu dari nomor women's cycling BMX racing yang dihelat di Nagoya Velodrome BMX Race Course pada Senin pagi WIB.
Tampil bersama rekan senegaranya, Amellya Nur Sifa, di babak final, Jasmine berhasil mencatatkan waktu impresif 34,932 detik. Ia menempati peringkat ketiga di bawah wakil China, Wanyi Liao, yang merebut perak dengan catatan waktu 34,500 detik.
Kabar perolehan medali perunggu juga datang dari arena bulu tangkis di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus puas mengakhiri langkah mereka di babak semifinal dan berhak atas medali perunggu usai berjuang melalui pertarungan tiga gim ketat melawan wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dengan skor 17-21, 21-14, 9-21.
Hasil serupa turut diraih oleh tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, yang juga harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, di babak semifinal. Alwi menyudahi perlawanannya lewat dua gim langsung 13-21, 15-21 dan sukses menyumbangkan medali perunggu tambahan bagi Merah Putih.
Berdasarkan data terbaru, posisi kontingen Indonesia secara keseluruhan berada di peringkat ke-14 klasemen sementara Asian Games 2026. Skuad Garuda tercatat telah mengumpulkan total 27 medali dengan rincian 2 emas, 5 perak, and 20 perunggu.
China (CHN): 126 Emas, 51 Perak, 44 Perunggu (Total: 221 medali)
Jepang (JPN): 39 Emas, 64 Perak, 61 Perunggu (Total: 164 medali)
Korea Selatan (KOR): 21 Emas, 26 Perak, 43 Perunggu (Total: 90 medali)
Uzbekistan (UZB): 12 Emas, 17 Perak, 12 Perunggu (Total: 41 medali)
Kazakhstan (KAZ): 9 Emas, 11 Perak, 23 Perunggu (Total: 43 medali)
Thailand (THA): 9 Emas, 7 Perak, 11 Perunggu (Total: 27 medali)
Bahrain (BRN): 8 Emas, 2 Perak, 3 Perunggu (Total: 13 medali)
Iran (IRI): 7 Emas, 15 Perak, 9 Perunggu (Total: 31 medali)
Korea Utara (PRK): 7 Emas, 5 Perak, 5 Perunggu (Total: 17 medali)
Malaysia (MAS): 6 Emas, 3 Perak, 9 Perunggu (Total: 18 medali)
Hong Kong (HKG): 5 Emas, 12 Perak, 17 Perunggu (Total: 34 medali)
India (IND): 4 Emas, 17 Perak, 18 Perunggu (Total: 39 medali)
Taiwan (TPE): 3 Emas, 7 Perak, 22 Perunggu (Total: 32 medali)
Indonesia (INA): 2 Emas, 5 Perak, 20 Perunggu (Total: 27 medali)
Singapura (SGP): 2 Emas, 5 Perak, 3 Perunggu (Total: 10 medali)
Filipina (PHI): 2 Emas, 2 Perak, 10 Perunggu (Total: 14 medali)
Qatar (QAT): 2 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu (Total: 5 medali)
Tajikistan (TJK): 2 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu (Total: 5 medali)
Kuwait (KUW): 2 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu (Total: 5 medali)
Makau (MAC): 1 Emas, 4 Perak, 1 Perunggu (Total: 6 medali)
Vietnam (VIE): 1 Emas, 1 Perak, 17 Perunggu (Total: 19 medali)
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.