TANGERANG – Nasib pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Marcos Sugiyama, akhirnya jelas. Meski Garuda Pertiwi gagal meraih medali di Asian Games 2026, posisinya dipastikan aman.
Ketua Bidang Binpres PBVSI, Adang Ginanjar mengatakan, kegagalan Timnas Voli Putri Indonesia tidak membuat pihaknya memutus kerja sama dengan Sugiyama. Apalagi, ia masih terikat kontrak.

"Untuk pelatih putri, sementara ini masih Marcos karena kontraknya masih bersama kami. Jadi, untuk sementara ini masih beliau," kata Adang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (23/9/2026).
Lebih lanjut, Adang menyampaikan permohonan maaf karena Timnas Voli Putri Indonesia gagal meraih target apalagi medali dalam Asian Games 2026. Namun, timnya sudah berusaha sekuat tenaga dalam gelaran tersebut.
"Kami mohon maaf belum bisa mendapatkan medali. Tentunya kami telah berusaha dan berjuang," kata Adang.

Menurut Adang, daya juang para pemain Timnas Voli Putri Indonesia memang cukup luar biasa sepanjang Asian Games 2026. Ia menilai Ersandrina Devega dan kawan-kawan punya potensi jika terus mendapatkan jam terbang.
"Kami tetap akan melakukan evaluasi. Tentunya ini merupakan pengalaman bagi pemain-pemain junior yang masih baru, baru dua atau tiga kali mengikuti event-event internasional," ucap Adang.
"Mudah-mudahan mereka semakin berpengalaman. Saya lihat juga sudah cukup baik. Tinggal kami tingkatkan dalam latihan-latihan," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.