JAKARTA - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengungkapkan senjata utamanya untuk meraih gelar juara MotoGP 2026. Namun, senjata utamanya itu bukanlah pengalaman atau bakatnya dalam membalap!
Marc Marquez sempat tertinggal jauh pada awal musim. Ia bahkan sampai tertinggal 102 poin dari posisi puncak klasemen.
Namun, Marc Marquez secara luar biasa berhasil menempati posisi puncak usai MotoGP San Marino 2026, dua pekan lalu. Meski begitu, ia harus merelakan posisi puncak kepada Jorge Martin usai MotoGP Austria akhir pekan lalu.
Di sisi lain, dalam beberapa pekan terakhir, tingkat keparahan masalah bahu kanan yang dialami Marc Marquez sepanjang tahun ini terungkap ke publik. Dokter bedahnya menyatakan bahwa kemampuan lengannya kini hanya mencapai 50% dari kapasitas maksimal.
Saat ditanya apa senjata terbesarnya dalam perebutan gelar juara 2026 di tujuh balapan terakhir ini, ia pun mengungkapnya.
"Motor dan tim saya," katanya, melansir Crash, Rabu (23/9/2026).
"Bukan (bakat atau pengalaman-red) motor dan tim saya," tegasnya.
Di sisi lain, Marquez menganggap empat pembalap teratas di klasemen sebagai kandidat utama juara, meskipun pembalap di posisi keempat—Pedro Acosta, yang menang di Austria—tertinggal selisih 72 poin.
"Empat pembalap teratas siap bertarung memperebutkan gelar juara," ujarnya.
"Seperti yang kita lihat pada Pedro, misalnya; sejak Silverstone, KTM telah melakukan pembaruan pada mesin dan kembali memiliki tenaga yang besar."
"Mereka siap bertarung memperebutkan gelar juara," ucapnya.