Prinsip hidup yang kuat tersebut terus dipegangnya hingga ia menikah dengan seorang pengusaha pada usia 24 tahun. Meski sempat diperkenalkan dengan kemewahan restoran mewah di Almaty, Sabina tetap konsisten menghindari klub malam demi menjaga produktivitas hidupnya.
Meski biduk rumah tangganya dengan Sayat Salmanuly harus kandas dan berujung perceraian pada tahun 2025, Sabina bangkit sebagai seorang ibu tunggal yang tangguh. Mental baja yang ia miliki selama tinggal di asrama menjadi fondasi kuat dalam menghadapi berbagai ujian hidup.
Kini, fokus Sabina kembali tertuju pada dunia olahraga yang membesarkan namanya. Keputusannya mengakhiri kontrak lebih awal dengan klub Astana pada musim 2026 sempat memicu spekulasi liar tentang masa depannya di dunia voli.
Namun, atlet berpostur 180 cm ini dengan cepat menepis segala rumor pensiun yang beredar. Ia memastikan bahwa ambisi dan apinya di dunia olahraga profesional masih menyala terang untuk menghadapi tantangan berikutnya. Sayangnya, sampai saat ini Sabina memang belum mengumumkan klub voli mana yang akan menjadi pelabuhan terbarunya usai meninggalkan Astana.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.