Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jorge Martin Ungkap Kesalahan yang Bikin Gagal Juarai MotoGP Inggris 2026

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Selasa, 11 Agustus 2026 |00:02 WIB
Jorge Martin Ungkap Kesalahan yang Bikin Gagal Juarai MotoGP Inggris 2026
Jorge Martin
A
A
A

JAKARTA - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, finish di urutan 2 pada MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, akhir pekan kemarin. Start dari posisi terdepan, Jorge Martin gagal mempertahankannya. 

1. Finish Kedua

Jorge Martín memulai balapan dari pole position. Namun, ia sempat turun beberapa posisi setelah start yang kurang ideal, sebelum bangkit dan kembali merebut posisi kedua. 

Hasil ini menjadi podium keenam bagi rider asal Spanyol tersebut musim ini dan podium ke-38 di top-class. Hasil tersebut juga mempertahankan Martín di puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan raihan 240 poin. 

“Saya sangat senang. Ini adalah pace yang selama ini kami cari, dan saya rasa hari ini kami berhasil keluar dari periode ketika kami sedikit kehilangan arah," katanya dalam keterangan resmi Aprilia, Selasa (11/8/2026). 

Jorge Martin. (Foto: Instagram/aprilia)
Jorge Martin. (Foto: Instagram/aprilia)

Ia mengaku telah kembali ke jalur yang tepat berkat kerja keras seluruh tim. 

"Kami kembali ke jalur yang tepat, terutama karena kami kembali menggunakan apa yang sebelumnya bekerja dengan baik dan masih bekerja untuk kami," tuturnya. 

2. Kesalahan pada Lap Awal

Meski begitu, ia mengakui melakukan kesalahan saat awal-awal balapan. Ia pun mengungkapkan saat itu dirinya kelewat yakin dapat mempertahankan posisinya.  

"Kesalahan saya dalam race ini adalah saat start. Saya tidak melakukan start dengan baik dan di Turn 1, saya terlalu optimistis saat berusaha mempertahankan posisi. Akibatnya, saya tidak melakukan braking dengan cukup kuat, ride-height device tidak kembali ke posisinya, dan saya kehilangan beberapa posisi," tuturnya. 

 

Namun, ia menyebut, masih ada hal positif yang dapat diraih dari balapan di sirkuit legendaris itu.  

"Hal positifnya adalah saya bisa fight untuk kemenangan, dan hal itu yang membuat saya percaya diri,” tutur Jorge Martin. 

Diketahui,  Raúl Fernández dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team, yang menjadi rider pertama melewati garis finis. Rider asal Spanyol tersebut memimpin balapan sejak corner pertama hingga terakhir dan meraih kemenangan di depan Martín dan Bezzecchi. 

Hasil ini membawa Aprilia Racing meraih Grand Prix lockout ketiganya musim ini, setelah sebelumnya diraih di Le Mans dan Assen. Ini sekaligus menjadi kemenangan ketujuh Aprilia di MotoGP musim ini dan yang ke-15 di premier class. 

Kemenangan Raúl Fernández juga berarti seluruh rider Aprilia di grid kini telah meraih setidaknya satu kemenangan Grand Prix musim ini. Pabrikan yang berbasis di Noale ini kini telah mengoleksi 309 kemenangan World Championship. 

Sementara para ridernya masih menguasai tiga posisi teratas dalam klasemen sementara MotoGP 2026, dengan Jorge Martín berada di atas Marco Bezzecchi dan Ai Ogura. 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement