JAKARTA - CEO Aprilia Massimo Rivola, memuji semangat juang Marco Bezzecchi pada MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026). Ia menyebut Bezzecchi memiliki semangat juang luar biasa.
Massimo Rivola mengungkapkan bahwa Marco Bezzecchi bahkan kesulitan berjalan sebelum akhirnya finis di posisi ketiga. Pembalap yang sebelumnya memimpin klasemen kejuaraan ini tiba di Silverstone dengan kondisi fisik yang masih terganggu akibat cedera tulang selangka dan lutut yang dialaminya sebelum jeda musim panas.
Cedera tersebut terjadi di tengah rentetan hasil buruk bagi Marco Bezzecchi, yang gagal finis dalam empat balapan Grand Prix berturut-turut setelah kemenangannya di Mugello pada akhir Mei.
Rentetan hasil buruk itu berakhir pada Minggu di Silverstone. Bezzecchi berhasil menahan laju Alex Marquez untuk finis di posisi ketiga dan melengkapi dominasi Aprilia yang menyapu bersih posisi 1-2-3.
"Ketika Anda melihat seorang pembalap yang kesulitan berjalan di pagi hari namun mampu menjalani balapan seperti itu, Anda bisa membayangkan betapa besarnya semangat juang yang ia miliki," kata Massimo Rivola, melansir Crash, Senin (10/8/2026).
"Sama seperti yang kita lihat pada Jorge [Martin] tahun lalu. Jadi, kami adalah contoh nyata dari semangat dan keberanian—atau nyali besar, jika boleh saya katakan—yang dimiliki para pembalap kami. Jadi, kita harus sadar bahwa kita sedang berhadapan dengan sosok yang istimewa—tahun lalu Jorge, tahun ini Marco," tuturnya.
Ia mengaku benar-benar takjub dengan performa Marco Bezzecchi.