Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nasib Apes Pecco Bagnaia di MotoGP Inggris 2026, Start dari Posisi Terburuk hingga Gagal Finish

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Selasa, 11 Agustus 2026 |02:04 WIB
Nasib Apes Pecco Bagnaia di MotoGP Inggris 2026, Start dari Posisi Terburuk hingga Gagal Finish
Nasib Apes Pecco Bagnaia di MotoGP Inggris 2026, Start dari Posisi Terburuk hingga Gagal Finish (Instagram/@pecco63)
A
A
A

JAKARTA - Pembalap Ducati Lenovo, Team  Francesco "Pecco" Bagnaia, mengaku bingung dengan hasil MotoGP Inggris 2026, akhir pekan kemarin. Ia akhirnya gagal finish pada balapan tersebut. 

1. Gagal Finish

Pecco memulai balapan dari posisi ke-16. Ini merupakan posisi start terburuknya musim ini. 

Bagnaia sempat kehilangan posisi di lap-lap awal. Ia lalu naik ke posisi ke-15 saat pembalap di depannya mengalami kecelakaan.

Namun, pembalap tim pabrikan Ducati itu kemudian masuk dalam daftar pembalap yang gagal finis pada lap kesembilan dari total 20 lap.

“Jujur saja, ini sangat aneh. Saya belum pernah kehilangan kendali ban depan saat keluar dari tikungan,” ujar Pecco Bagnaia, melansir Crash, Selasa (11/8/2026).

Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)

“Saat melihat datanya, sulit untuk menemukan penyebab pastinya. Satu-satunya hal yang jelas adalah saya kehilangan kendali ban depan sepenuhnya dalam hitungan milidetik. Jadi, ini sangat aneh, tapi itulah yang terjadi," katanya.

Ia mengaku sulit untuk menerima hal itu. Terlebih akhir pekan ini menjadi salah satu yang tersulit pada musim ini. 

“Saya kesulitan untuk—bukan sekadar menjadi cepat, karena saya memang tidak pernah tampil cepat—tapi saya kesulitan untuk sekadar mendekati posisi 10 besar sepanjang akhir pekan," tutur Pecco Bagnaia. 

“Hari ini ada sedikit peluang untuk finis di 10 besar. Namun, saya sangat kesulitan, dan kami harus bangkit dari situasi ini, karena saya tidak ingin mengalami akhir pekan seperti ini lagi,” ucapnya.

 

2. Pecco Bingung

Bagnaia mengonfirmasi Ducati telah mencoba berbagai perubahan sepanjang akhir pekan. Namun, solusinya tidak dapat ditemukan. 

“Saya mengubah segalanya. Mulai dari setup hingga aspek elektronik. Tapi masalahnya bukan di situ,” ujarnya.

“Sejak balapan pertama musim ini, saya tidak mendapatkan cengkeraman ban sama sekali; benar-benar nol. Kami tidak tahu harus berbuat apa, karena ada pembalap Ducati [lainnya] yang memiliki *grip* yang sangat baik," ucapnya.

“Jadi, hal ini sangat sulit dipahami.”

Alex Marquez dari tim Gresini kembali menjadi pembalap Ducati terdepan dengan finis di posisi keempat. Ia finish di belakang trio pembalap Aprilia.

Sementara rekan setim Bagnaia di tim pabrikan, Marc Marquez, finis di posisi ketujuh.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement