Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim Panahan Indonesia Minta Izin Berangkat Duluan ke Asian Games 2026

Cikal Bintang , Jurnalis-Rabu, 22 Juli 2026 |03:52 WIB
Tim Panahan Indonesia Minta Izin Berangkat Duluan ke Asian Games 2026
Tim Panahan Indonesia meminta izin untuk berangkat duluan ke Asian Games 2026 (Foto: Okezone/Cikal Bintang)
A
A
A

JAKARTA – Tim Panahan Indonesia memohon agar berangkat duluan ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Permintaan diajukan agar para atlet memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan arena pertandingan sebelum memulai persaingan.

Sekretaris Jenderal Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), Irawadi Hanafi mengatakan, cabang olahraga panahan dijadwalkan mulai bertanding pada 25 September 2026. Namun, jadwal keberangkatan yang disiapkan panitia baru dilakukan dua hari sebelum pertandingan.

1. Tiba Lebih Awal

Tim Panahan Indonesia berlatih jelang Asian Games 2026 (Foto: Okezone/Cikal Bintang)
Tim Panahan Indonesia berlatih jelang Asian Games 2026 (Foto: Okezone/Cikal Bintang)

Menurut Irawadi, lapangan latihan resmi di Jepang sebenarnya sudah dapat digunakan sejak 22-23 September 2026. Karena itu, Perpani berharap kontingen Indonesia bisa tiba lebih awal agar dapat memanfaatkan fasilitas latihan tersebut.

"Jadi kami mohon kalau bisa kami berangkat tanggal 22 (September)," ujar Irawadi saat menerima kunjungan Chief de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dikutip Rabu (22/7/2026).

Selain meminta penyesuaian jadwal keberangkatan, Perpani juga mengusulkan tambahan satu tenaga pendamping khusus sebagai masseur atau terapis pijat. Kehadiran personel tersebut dinilai penting untuk membantu menjaga kondisi fisik atlet selama menjalani persiapan dan pertandingan.

2. Persiapan

Irawadi menjelaskan kebutuhan masseur muncul karena jarak antara penginapan, arena latihan, hingga fasilitas pemulihan diperkirakan cukup berjauhan. Kondisi itu dinilai dapat memengaruhi proses pemulihan atlet apabila tidak didukung tenaga khusus.

"Nah saya ingin imbau saja kepada CDM, kami itu hanya diberi jatah 10 atlet dan empat pelatih, tapi tidak diberikan satu orang pendamping, yaitu kalau saya perlunya adalah masseur," ungkap Irawadi.

Perpani juga berharap panitia tidak menempatkan atlet panahan di kapal pesiar apabila opsi akomodasi tersebut disediakan. Berdasarkan pengalaman pada ajang olahraga sebelumnya, penginapan di kapal dinilai kurang ideal dan berpotensi mengganggu proses pemulihan fisik atlet.

Di sisi lain, tim panahan datang dengan modal prestasi membanggakan usai menjadi juara umum SEA Games Thailand 2025. Indonesia mengoleksi enam medali emas dan dua medali perunggu sehingga optimistis menghadapi Asian Games 2026 yang digelar 19 September - 4 Oktober.

 

Akibat adanya pembatasan kuota, Indonesia hanya akan menurunkan 10 atlet dan empat pelatih setelah satu atlet putra dicoret melalui seleksi internal. Meski demikian, Perpani tetap percaya komposisi yang ada mampu bersaing di level Asia.

"Alhamdulillah cabor panahan meraih juara umum dengan 6 emas dan 2 perunggu. Itu pun sejarah untuk Perpani. Total secara umum ada 10, plus 4 pelatih," jelas Irawadi.

3. Tingkatkan Pencapaian

CdM Todotua Pasaribu mengunjungi Tim Panahan jelang Asian Games 2026 (Foto: Okezone/Cikal Bintang)
CdM Todotua Pasaribu mengunjungi Tim Panahan jelang Asian Games 2026 (Foto: Okezone/Cikal Bintang)

Lebih lanjut, Irawadi menegaskan target tim adalah meningkatkan pencapaian dibandingkan Asian Games. Ia memastikan seluruh atlet dan tim pelatih akan memaksimalkan program persiapan demi meraih hasil terbaik.

"Capaian kami adalah Asian Games empat tahun lalu di Guangzhou, China, kami mendapatkan dua perunggu,” kata Irawadi.

“Maunya tadinya kami ini meningkatkan jadi perak, dan itu sudah di-review oleh Kemenpora. Tapi waktu itu belum ada masalah efisiensi. Tapi dengan kondisi seperti ini ya kita akan (mencoba) maksimal," tandasnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement