Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ducati dan Aprilia Kompetitif, Para Pembalapnya yang Bikin Perbedaan

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Selasa, 21 Juli 2026 |03:08 WIB
Ducati dan Aprilia Kompetitif, Para Pembalapnya yang Bikin Perbedaan
Ducati dan Aprilia Kompetitif, Para Pembalapnya yang Bikin Perbedaan (Instagram/Ducati Course)
A
A
A

JAKARTA - Manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, meyakini Ducati dan Aprilia kini sama kompetitifnya. Para pembalaplah yang akan membuat perbedaan dalam menentukan gelar MotoGP terakhir di era 1000cc.

1. Aprilia-Ducati Bersaing Ketat

Aprilia mengejutkan juara bertahan Ducati dengan memenangkan ketiga grand prix pembuka musim. Ducati kemudian bangkit berkat kemenangan Alex Marquez di Jerez. 

Kemenangan satu-dua Aprilia di Le Mans kemudian diikuti oleh kemenangan satu-dua Ducati di Catalunya, sebelum Aprilia sapu bersih di Mugello.

Juara bertahan Marc Marquez kemudian mencetak empat kemenangan beruntun di Balaton Park dan Brno. Aprilia kemudian membalasnya di Assen.

Paruh pertama musim berakhir dengan Ducati dan Marc Marquez kembali berada di puncak di kedua balapan Sachsenring.

Namun, pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Ai Ogura, yang tertinggal 14 poin, memimpin perebutan gelar juara di atas Marc Marquez (-18) dan Marco Bezzecchi yang cedera (-22).

Jorge Martin bersama Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/aprilia)
Jorge Martin bersama Marco Bezzecchi. (Foto: Instagram/aprilia)

Pembalap VR46 Ducati, Fabio di Giannantonio, yang tertinggal 24 poin dari Martin, juga hanya membutuhkan satu kemenangan grand prix lagi untuk memimpin klasemen kejuaraan.

“Kami selalu kompetitif,” kata Tardozzi kepada Sky Italia, melansir Crash. 

“Ada beberapa kejadian yang kurang beruntung di awal musim, seperti halnya bagi para rival kami. Saya pikir motor-motor kami sama kompetitifnya, dan saya pikir itu akan terus berlanjut hingga akhir musim," ucapnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement