JAKARTA - Langkah impresif Alwi Farhan di panggung Indonesia Open 2026 harus terhenti di babak 16 besar setelah terlibat duel sengit dengan kompatriotnya, Jonatan Christie. Kendati berhasil memenangi laga bertajuk derbi Merah Putih tersebut, Jonatan justru melemparkan pujian setinggi langit bagi performa menawan sang junior.
Jonatan Christie berhasil merebut tiket perempatfinal usai mengalahkan Alwi Farhan. Pertandingan itu digelar di Istora Senayan, Jakarta pada Kamis 4 Juni 2026 malam WIB.
Bermain di depan pendukung sendiri, kedua tunggal putra Indonesia itu menampilkan yang terbaik. Permainan kelas wahid ditunjukan oleh Jonatan dan Alwi.
Namun setelah tiga gim, Jonatan yang notabene lebih senior berhasil merebut kemenangan. Pebulu tangkis asal Jakarta itu menang dengan skor 17-21, 21-17, dan 21-16.
Ini merupakan kemenangan kedua bagi Jojo -sapaan akrab Jonatan Christie- atas Alwi. Sebelumnya, Jonatan mampu mengalahkan Alwi di ajang Korea Open 2025.
Jonatan merasa kemenangan ini tak pantas dirayakan berlebihan. Musabab menurut Jonatan, Alwi bermain sangat luar biasa dalam pertandingan tersebut.
"Ya saya rasa saya melihat sisi saya dululah muda di Alwi juga. Alwi punya daya juang, Alwi punya semangat yang tinggi, Alwi punya kepercayaan diri yang tinggi juga," kata Jonatan dalam konferensi pers pascalaga, Kamis (4/6/2026).
Jonatan berharap, Alwi bisa mempertahankan performa seperti ini, bahkan tak ragu untuk berkembang. Menurutnya, pengalaman adalah modal paling berharga untuk seorang pemain.
"Ya yang saya berharap itu terus, terus diasah, terus dikontrol lagi juga, dan terus dikembangkan. Karena itu modal yang sangat-sagam bagus untuk kedepannya. Dan ya saya berharap juga semakin banyak pengalaman, semakin matang juga Alwi dalam menggunakan strategi bermain dan membaca permainan musuh gitu," jelas Jonatan.
"Dan ya saya yakin sih dengan ada pelatih Ko Hendra juga dan tim, saya rasa Alwi, Ubed, dan yang lain-lain bisa ada di performa yang bagus," tambahnya.
Di sisi lain, Alwi mengakui bahwa Jonatan adalah pemain yang sulit untuk dibuat mati langkah. Pemain asal Surakarta, Jawa Tengah, itu pun mendoakan seniornya untuk merebut gelar perdana di ajang Indonesia Open.
"Ya itu mungkin salah satu kelebihannya Ko Jonatan, nggak gampang mati, ulet, yang kita tahu juga rali-nya kuat banget," sambung Alwi.
"Jadi kalau untuk kekurangan saya rasa saya bukan ranahnya dan Ko Jo juga pastinya sudah bisa evaluasi dan menyikapinya itu dengan baik ya semoga harapannya Ko Jo bisa menjadi juara di Indonesia Open ini. Amin," pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.