Momen kebersamaan Axelsen dengan para penggemar Asia Tenggara ini terasa semakin emosional mengingat dirinya baru saja mengumumkan keputusan pensiun pada April lalu. Cedera punggung berkepanjangan yang tak kunjung membaik memaksa sang raksasa Denmark ini menyudahi kariernya karena tidak lagi mampu bersaing di level tertinggi.
Meski harus menyudahi perjalanannya di lapangan penepak bulu, Axelsen pergi dengan kepala tegak sebagai salah satu pemain tunggal putra terbaik sepanjang masa. Sepanjang kariernya yang gemilang, ia tidak hanya sukses mengawinkan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024.
Axelsen juga mengoleksi dua gelar Juara Dunia (2017 dan 2022), serta menjadi aktor kunci saat membawa Denmark mencetak sejarah pertama kalinya menjuarai Piala Thomas pada tahun 2016.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.