Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wejangan Jonatan Christie Ubah Mentalitas Alwi Farhan, Tak Lagi Gentar Lawan Pemain Top Dunia

Cikal Bintang , Jurnalis-Rabu, 08 Juli 2026 |20:04 WIB
Wejangan Jonatan Christie Ubah Mentalitas Alwi Farhan, Tak Lagi Gentar Lawan Pemain Top Dunia
Wejangan dari Jonatan Christie membantu mengubah mentalitas Alwi Farhan di atas lapangan (Foto: Okezone/Cikal Bintang)
A
A
A

JAKARTA – Alwi Farhan mengaku mentalitasnya berubah setelah mendapat wejangan dari Jonatan Christie. Ia kini tak lagi gentar duluan tatkala menghadapi pemain-pemain top dunia di tunggal putra.

Menurut Alwi, para pemain papan atas memang layak dihormati atas prestasi yang telah mereka raih. Namun, ketika pertandingan dimulai, semua memiliki posisi yang sama dan sama-sama berjuang untuk meraih kemenangan.

Alwi Farhan. (Foto: PBSI)

"Memang kita enggak boleh terlalu apa ya, terlalu melihat yang senior-senior itu seperti idola atau bagaimana karena memang ketika di lapangan juga mereka-mereka juga menjadi lawan saya," kata Alwi kepada awak media, termasuk Okezone di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (8/7/2026). 

1. Bukan Mengurangi Rasa Hormat

Pebulu tangkis berusia 21 tahun itu menjelaskan perubahan pola pikir tersebut bukan berarti mengurangi rasa hormat kepada para senior maupun pemain top dunia. Menurutnya, sikap respek tetap harus dijaga tetapi tidak boleh membuat kehilangan keyakinan untuk bersaing.

Peraih gelar Indonesia Masters 2026 dan Australia Open 2026 itu merasa harus memosisikan diri sebagai lawan yang setara. Dengan cara tersebut, ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaik setiap kali bertanding.

"Ketika saya bukan berarti enggak respek ya, cuma jangan terlalu menghargai lawan sedemikian rupa karena ya saya harus menempatkan diri saya karena saya bisa melawan mereka juga," kata tunggal putra ranking 10 dunia itu. 

"Jadi pastinya menghargai, tapi ya saya punya keinginan untuk menang juga. Jadi apa pun yang terjadi di lapangan, apa pun yang senior atau junior di lapangan, ya semuanya ingin memiliki kemenangannya sama," tegas Alwi. 

Pria asal Solo itu menambahkan status senior maupun junior tidak lagi memiliki arti ketika pertandingan dimulai. Baginya, setiap pemain yang masuk ke lapangan memiliki tujuan yang sama, yakni memenangkan pertandingan.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement