Akan tetapi, Sabar tak menyalahkan ketiga rekan setimnya itu. Atlet asal Sumedang, Jawa Barat, itu mengatakan ini akan menjadi pelajaran berharga untuknya dan Moh Reza Pahlevi Isfahani.
"Mereka (Prancis) mempunyai kepercayaan diri, di tiga pertandingan awal mereka sudah menang dan itu membuat asa yang tinggi. Sebaliknya kami berdua tidak bisa kontrol tekanan itu. Ini menjadi pembelajaran berharga buat kami berdua untuk ke depannya dan mudah-mudahan tim Indonesia bisa kembali dengan lebih kuat," tutur Sabar.
"Pelajaran dan pengalaman besar buat kami bagaimana untuk mengontrol tekanan di turnamen beregu seperti ini. Tidak mudah apalagi dengan kondisi tim yang sedang tertinggal," tandasnya.
Pada akhirnya, Tim Thomas Indonesia kalah dari Prancis 1-4. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil memenangkan laga terakhir, tetapi hasil itu tak berguna karena Indonesia dipastikan tersingkir dari Piala Thomas 2026.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.