ADA 2 negara yang telah sukses mengawinkan Piala Thomas dan Uber. Saking sulitnya, tak heran memang hanya dua nama saja yang berhasil melakukan prestasi tersebut dan keduanya merupakan negara dengan penghasil atlet bulu tangkis luar biasa.
Ya, menjuarai Piala Thomas dan Piala Uber dalam satu edisi yang sama, atau yang populer disebut mengawinkan gelar, merupakan pencapaian langka yang hanya bisa diraih oleh kekuatan besar bulu tangkis dunia.
Piala Thomas dan Uber sendiri merupakan turnamen beregu paling prestisius yang digelar setiap dua tahun sekali. Menjelang perhelatan edisi terbaru di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026 mendatang, sejarah mencatat hanya ada dua negara yang pernah mencicipi nikmatnya mengangkat kedua trofi tersebut secara bersamaan. Penasaran siapa saja?

China tercatat sebagai negara pertama sekaligus yang paling sering melakukan sapu bersih gelar juara. Keberhasilan perdana mereka terjadi pada tahun 1986 di Jakarta, saat tim putra dan putri China secara dramatis mengalahkan tuan rumah Indonesia dengan skor identik 3-2 di masing-masing final.
Hingga saat ini, China telah mengawinkan gelar sebanyak delapan kali. Selain pada 1986, mereka mengulangi kedigdayaan tersebut pada tahun 1988, 1990, 2004, 2006, 2012, dan yang terbaru adalah edisi 2024.
Pada edisi 2024, Skuad Thomas China menang 3-1 atas Indonesia, tim Uber China menumbang tim Merah Putih dengan skor 3-0. Prestasi ini mengukuhkan mereka sebagai raksasa yang sulit ditumbangkan di sektor putra maupun putri.