TIM bulu tangkis Indonesia mulai beradaptasi dengan lapangan forum Horsens di kota Horsens, Denmark pada Rabu, 22 April 2026. Adaptasi itu dilakukan agar mereka siap sepenuhnya tampil di Piala Thomas dan Uber 2026.
Tim Bulu Tangkis Indonesia mendapat kesempatan menjajal lapangan selama 60 menit di lapangan tiga dan 30 menit di lapangan dua. Waktu yang didapat tidak lama, tapi tetap dimaksimalkan secara penuh.
Secara total, jumlah lapangan di arena pertandingan hanya tiga. Kapasitas penonton pun tergolong minim dengan hanya maksimal 4.000 penonton.
"Hari ini coba lapangannya hanya sebentar, kami dapat 20 menit dan lebih memperhatikan kondisi lapangan seperti apa. Bolanya agak kencang, ini yang harus disesuaikan," kata Rachel Allessya Rose dalam keterangan pers PBSI yang diterima Okezone.
"Dari lapangan normal saja, tidak silau dan angin juga tidak terlalu ada," sambung Febi Setianingrum, selaku pasangan Rachel.
Rachel/Febi mengatakan kondisi lapangan yang tidak terlalu besar dapat membawa keuntungan bagi Indonesia. Mereka pun akan berusaha menampilkan performa terbaik.
"Arenanya kecil, tapi ini bisa membuat dukungan dari suporter bisa lebih terdengar. Bisa lebih membakar semangat," ungkap Rachel.