Menghadapi persaingan di grup Uber melawan Kanada, Australia, dan Taiwan, Fadil menekankan bahwa kejuaraan beregu memiliki atmosfer yang berbeda dibandingkan turnamen perorangan. Kekompakan tim dianggap sebagai energi tambahan yang bisa menciptakan kejutan besar.
"Saya selalu memotivasi mereka bahwa 'Tim' berbeda dengan 'Beregu'. Atmosfernya jauh berbeda. Kekompakan dan kebersamaan bisa menjadi energi untuk mengalahkan siapa pun. Kami berharap tim Uber setidaknya masuk semifinal, namun tentu ada harapan mereka bisa mengulang sukses ke final seperti di Badminton Asia Team dua tahun lalu," imbuh Fadil.
Setelah menyelesaikan perjuangan di Denmark hingga 3 Mei, seluruh kontingen dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 5 Mei 2026 dengan harapan membawa gelar juara yang telah dinantikan.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.