Darah wushu yang mengalir deras membuat Lindswell enggan berpaling ke profesi lain. Ia sempat berujar jika tidak di wushu lagi, rasanya ada sesuatu yang hilang.
Hal inilah yang mungkin mendasari keputusannya untuk menolak PNS dan lebih memilih fokus menjadi pelatih. Lindswell ingin ilmu yang ia miliki selama bertahun-tahun tidak hilang begitu saja.
Wujud nyata dari dedikasi tersebut adalah berdirinya Lindswell Martial Art Club. Di sekolah bela diri yang dikelolanya bersama sang suami, Lindswell terjun langsung memantau talenta-talenta muda.
Fokusnya kini telah bergeser, bukan lagi menambah koleksi medali pribadinya, melainkan mencetak bibit-bibit unggul yang kelak mampu meneruskan tongkat estafet prestasi Indonesia di panggung dunia.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.