KISAH mantan atlet wushu supercantik Lindswell Kwok, sang peraih medali emas Asian Games 2018 yang menolak tawaran menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) menarik untuk dibahas. Apalagi kini usai menolak kesempatan menjadi PNS itu, Lindswell pun fokus menjadi pelatih wushu demi menciptakan atlet-atlet terbaik untuk Indonesia.
Atlet kelahiran Medan, 24 September 1991 ini, tidak hanya memikat publik lewat parasnya yang sering disebut mirip artis Korea Selatan, tetapi juga melalui gerakan taijiquan dan taijijian yang elegan namun mematikan. Puncak kejayaannya tercipta pada Asian Games 2018, di mana ia meraih poin nyaris sempurna (19,50) dan mempersembahkan emas untuk Indonesia.
Namun, tepat setelah momen manis tersebut, sang Ratu Wushu mengambil keputusan besar untuk pensiun. Menariknya, meski pemerintah menjanjikan status PNS sebagai bonus atas prestasinya, Lindswell tidak terlalu menggebu-gebu mengejar posisi tersebut.
Baginya, pengabdian sejati bukan di balik meja kantor, melainkan tetap berada di atas matras wushu.
Keputusan pensiun pasca-Asian Games 2018 ternyata berbarengan dengan transformasi besar dalam kehidupan pribadinya. Lindswell mengejutkan publik saat muncul dengan penampilan baru mengenakan hijab, yang mengonfirmasi perjalanan spiritualnya menjadi seorang mualaf.
Meski banyak spekulasi beredar, Lindswell mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada Islam sudah tumbuh sejak 2015 setelah terkesan melihat kedisiplinan rekan atletnya beribadah di sela latihan.
Kini, kehidupan peraih lima gelar juara dunia ini jauh dari hiruk-pikuk kompetisi internasional. Ia menikmati peran barunya sebagai istri dari sesama mantan atlet wushu, Achmad Hulaefi, dan ibu dari tiga orang putra. Namun, status pensiun tidak lantas membuatnya benar-benar meninggalkan dunia bela diri yang telah membesarkan namanya sejak kecil.
Darah wushu yang mengalir deras membuat Lindswell enggan berpaling ke profesi lain. Ia sempat berujar jika tidak di wushu lagi, rasanya ada sesuatu yang hilang.
Hal inilah yang mungkin mendasari keputusannya untuk menolak PNS dan lebih memilih fokus menjadi pelatih. Lindswell ingin ilmu yang ia miliki selama bertahun-tahun tidak hilang begitu saja.
Wujud nyata dari dedikasi tersebut adalah berdirinya Lindswell Martial Art Club. Di sekolah bela diri yang dikelolanya bersama sang suami, Lindswell terjun langsung memantau talenta-talenta muda.
Fokusnya kini telah bergeser, bukan lagi menambah koleksi medali pribadinya, melainkan mencetak bibit-bibit unggul yang kelak mampu meneruskan tongkat estafet prestasi Indonesia di panggung dunia.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.