Soal strateginya di kedua balapan, Acosta mengaku hanya berusaha meminimalisir kesalahan. Ia sadar melaju di atas kerb bisa menghancurkan lomba seperti yang dialami Marquez yang pecah ban di putaran ke-21 dari 26, saat bertarung dengannya.
“Saya berusaha tidak melakukan kesalahan-kesalahan karena kerb bisa menghancurkan Anda. Jadi, kami hanya harus terus melaju bahkan ketika hal-hal berjalan tidak sesuai keinginan,” aku Acosta.
“Rencana saya adalah menyalip seseorang di lap pertama tapi saya malah disalip. Jadi, kami harus tetap tenang. Karena, jika saya terburu-buru seperti di balapan-balapan sebelumnya, saya tidak akan melaju jauh,” tandasnya.
Berkat ketenangan itu, Acosta mengumpulkan poin terbanyak dari Thailand dengan total 32 angka. Ia memimpin klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari Marco Bezzecchi di posisi dua, yang memenangi balapan utama.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.