Lebih lanjut, Mir mengeluhkan bannya terlalu banyak selip sehingga membuat perangkat elektronik di motor jadi bekerja tidak seperti seharusnya. Hal itu sungguh berbahaya sehingga tidak masuk akal untuk terus balapan sampai finis.
“Saya tidak bisa terus ada di motor karena itu berbahaya. Bahkan, perangkat elektronik tidak bekerja dengan baik dengan seringnya ban mengalami selip. Jadi, motornya berhenti,” urai Mir.
“Semua kerja keras selama tes, akhir pekan ini, dan balapan, berakhir hanya dengan beberapa lap lagi,” keluh pria berusia 28 tahun tersebut.
Pihak Michelin masih menyelidiki apa yang terjadi dengan motor Marquez dan Mir. Namun, mereka menduga cuaca panas yang ekstrem di Buriram sebagai penyebab ban jadi harus bekerja keras.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.