PEMBALAP Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, dikabarkan gabung Honda HRC Castrol di MotoGP 2027. Menurut laporan Motorsport, juara dunia MotoGP 2021 itu sepakat gabung prabrikan asal Jepang tersebut.
Sekadar diketahui, kontrak Fabio Quartararo bersama Yamaha berakhir di ujung MotoGP 2026. Ia pun sudah diizinkan melakukan negosiasi untuk berpindah tim di awal tahun 2027.
Lepas MotoGP 2022, performa El Diablo -julukan Fabio Quartararo- terjun bebas. Setelah finis runner-up di MotoGP 2022, Fabio Quartararo berturut-turut hanya finis di posisi 10 (2023), 13 (2024) dan 9 (2025).
Di saat bersamaan, pabrikan Honda pelan-pelan mengalami perbaikan performa. Di MotoGP 2025, mereka finis di posisi empat klasemen akhir konstruktor alias satu anak tangga di atas Yamaha.
Terlebih di tahun MotoGP 2027, akan ada perubahan regulasi, salah satunya kapasitas mesin. Bukan tak mungkin lewat riset mendalam yang dilakukan, Honda kembali muncul sebagai raja MotoGP seperti era Mick Doohan dan Marc Marquez.
Hadirnya Fabio Quartararo otomatis memaksa salah satu dari dua pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir dan Luca Marini akan terpental alias tidak mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen. Saat ini, kontrak Joan Mir dan Luca Marini bersama Honda HRC Castrol berakhir pada 2026.
Honda HRC Castrol juga berpotensi membuat langkah berani dengan tidak memperpanjang kontra Joan Mir dan Luca Marini. Masih menurut Motorsport, Honda mulai memonitor salah satu dari Pedro Acosta (KTM Red Bull) dan Jorge Martin (Aprilia Racing).
Pedro Acosta merupakan pembalap muda terbaik yang beredar di MotoGP saat ini. Di MotoGP 2025 saja, juara dunia Moto3 dan Moto2 ini finis di posisi empat klasemen akhir, mengungguli nama-nama beken seperti Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).
Sementara Jorge Martin, berpotensi tidak mendapatkan perpanjangan kontrak dari Aprilia Racing. Terlebih jika di MotoGP 2026, juara dunia MotoGP 2024 ini kembali sering absen balapan karena cedera.
(Ramdani Bur)