Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sayu Bella Incar Asian Games 2026 Usai Raih Emas di Thailand Mountain Bike Cup XCO

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 29 Januari 2026 |05:58 WIB
Sayu Bella Incar Asian Games 2026 Usai Raih Emas di Thailand Mountain Bike Cup XCO
Sayu Bella Sukma Dewi mengincar satu tempat di Asian Games 2026 (Foto: Dok. Sayu Bella)
A
A
A

ATLET sepeda gunung Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi, berhasil meraih medali emas di ajang Thailand Mountain Bike Cup XCO 2026 pada 14 Januari silam. Ia tampil dominan dengan keunggulan 3 menit 19 detik atas Yui Ishida.

Thailand MTB Cup XCO digelar dengan format Cross-Country Olympic (XCO). Para pembalap sepeda bertanding secara bersamaan dalam beberapa lap di lintasan teknis yang menantang, terdiri dari tanjakan, turunan, serta rintangan alami seperti akar dan bebatuan.

1. Penting untuk Kualifikasi Olimpiade

Sayu Bella Sukma Dewi (Foto: Dok. Sayu Bella Sukma Dewi)

Sebagai ajang berperingkat UCI (Union Cycliste Internationale) dengan klasifikasi C1 atau Continental Series, ini menjadi panggung penting bagi atlet untuk mengumpulkan poin peringkat dunia UCI. Hal itu krusial dalam meningkatkan posisi internasional serta membuka peluang menuju kualifikasi Olimpiade.

Meski tidak berkesempatan tampil di SEA Games 2025, Sayu tetap mengharapkan target besar ke depan. Ia berharap dapat berlaga di Asian Games 2026 yang akan digelar di Nagoya, Jepang.

“Harapan saya di 2026 adalah menjadi pribadi yang lebih tenang dan sabar, agar bisa menjalani setiap balapan dengan maksimal dan mempersiapkan diri menuju Asian Games, bahkan Olimpiade LA 2028,” ujar Sayu dalam keterangan resminya, Kamis (29/1/2026).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana Sayu dapat turun di dua kelas — Under-23 dan Women Elite — pada edisi kali ini ia hanya berlaga di kelas Women Elite. Hal tersebut membuat persaingan terasa lebih menegangkan.

“Bagian datarnya cukup menyulitkan karena banyak belokan, jadi sulit untuk meningkatkan kecepatan. Saya mempersiapkan diri sekira 70 hari dengan latihan intens di Lumajang, dan tentu selalu memastikan Simba (panggilan sepeda prototipe Polygon Syncline DR milik Sayu) dalam kondisi maksimal,” jelasnya.

 

2. TSG

Kenalkan Wajah Baru, Tim Balap Sepeda TSG Siap Angkat Karya Indonesia ke Puncak Asia

Bergeser ke India, nama Indonesia kembali harum melalui kiprahnya bersama tim sepeda balap Asia, TSG. Setelah memperkenalkan Polygon Helios dengan warna oranye nyentriknya, mereka langsung bertolak ke India untuk menghadapi kompetisi pertamanya musim ini.

Hasilnya pun impresif. Fergus Browning (Australia) berhasil merebut jersey kuning (General Classification), posisi pertama kategori Individual Time Trial (ITT), serta Points Classification. Sementara itu, Nur Aiman Rosli—National Champion Malaysia—juga tampil gemilang dengan meraih Best Asian Rider Classification.

“Lintasannya sangat seru—ini pertama kalinya saya bertanding di India. Saya langsung tancap gas sejak awal, dengan turunan menuju garis finis. Di momen seperti itu, saya hanya berusaha bertahan dan melaju secepat mungkin,” kata Browning.

(Wikanto Arungbudoyo)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement