
Lebih lanjut, Reda menilai capaian kontingen Indonesia sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya kesetaraan penyandang disabilitas sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, inklusif, dan berkeadilan. Itu menjadi bukti konkret kemajuan pembinaan olahraga disabilitas nasional.
"Mereka bukan hanya berjuang untuk medali, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dalam pembangunan bangsa,” tutup Reda.
Secara keseluruhan, atlet-atlet Indonesia berhasil menorehkan 25 rekor ASEAN Para Games dari berbagai cabang olahraga. Bahkan, satu rekor Asia turut dipecahkan Hellin Wardina di cabang Para Atletik.
(Wikanto Arungbudoyo)