Fleksibilitas dan kemampuan teknisnya di lapangan menjadikannya aset berharga bagi bulutangkis Indonesia pada masanya.
Kepergian Rian tidak hanya meninggalkan lubang di dunia prestasi, tetapi juga luka di hati para sahabat terdekatnya. Yonathan Suryatama Dasuki, mitra setianya di lapangan, mengenang Rian sebagai sosok teman yang sangat baik dan memiliki dedikasi tinggi terhadap kariernya.
Rian dikenal sebagai pemain yang selalu berusaha bangkit dan memulihkan mentalnya saat menghadapi tekanan di tengah pertandingan.
Meskipun hidupnya berakhir dengan kisah yang memilukan, dedikasi dan tinta emas yang telah ditorehkan Rian Sukmawan akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah kebangkitan ganda putra Indonesia di kancah internasional.
(Rivan Nasri Rachman)