Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Luar Biasa Ruselli Hartawan, Satu-satunya Wakil Indonesia Penakluk Ratu Bulu Tangkis An Se-young

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Sabtu, 10 Januari 2026 |04:00 WIB
Kisah Luar Biasa Ruselli Hartawan, Satu-satunya Wakil Indonesia Penakluk Ratu Bulu Tangkis An Se-young
Kisah Luar Biasa Ruselli Hartawan, Satu-satunya Wakil Indonesia Penakluk Ratu Bulu Tangkis An Se-young. (Foto: PBSI)
A
A
A

KISAH pebulu tangkis cantik Ruselli Hartawan yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia penakluk Ratu Bulu Tangkis An Se-young menarik untuk dibahas. Di tengah dominasi absolut An Se-young sebagai ratu bulu tangkis dunia saat ini, nama Ruselli Hartawan mendadak kembali menjadi perbincangan.

Pasalnya, di saat para pemain top dunia, termasuk andalan Indonesia saat ini, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani, selalu kesulitan membendung kekuatan wakil Korea Selatan tersebut, Ruselli tercatat dalam sejarah sebagai satu-satunya tunggal putri Merah Putih yang pernah memetik kemenangan atas sang Bocah Ajaib.

1. Momen Emas di Hong Kong Open 2019

Catatan bersejarah itu tercipta pada babak 16 besar Hong Kong Open 2019. Kala itu, An Se-young memang belum menduduki singgasana peringkat satu dunia, namun ia sudah mulai menebar ancaman bagi pemain-pemain elit.

Meski demikian, Ruselli tampil dengan kepercayaan diri tinggi dan strategi yang sangat disiplin. Pebulu tangkis kelahiran Jakarta, 27 Desember 1997 ini, berhasil mendikte permainan hingga akhirnya menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-19.

Meski langkah Ruselli di turnamen tersebut akhirnya terhenti di perempatfinal oleh wakil Amerika Serikat, Beiwen Zhang, kemenangan atas An Se-young tetap menjadi torehan langka yang belum bisa diulang oleh tunggal putri Indonesia manapun hingga tahun 2026 ini.

Ruselli Hartawan Humas PP PBSI
Ruselli Hartawan Humas PP PBSI

2. Dominasi An Se-young yang Tak Terpecahkan Generasi Sekarang

Status Ruselli sebagai satu-satunya penakluk An Se-young dari Indonesia kian terasa istimewa jika melihat rekor pertemuan para pemain pelatnas saat ini. Gregoria Mariska Tunjung, yang merupakan ujung tombak tunggal putri, tercatat masih kesulitan memecah kebuntuan dengan rekor pertemuan 0-11. Pertemuan terakhir mereka di semifinal India Open 2025 kembali dimenangkan An Se-young dengan skor 21-19 dan 21-16.

Nasib serupa dialami Putri Kusuma Wardani. Dari tujuh pertemuan yang telah dilakoni, Putri belum pernah mencicipi kemenangan atas An Se-young.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement