"Tapi mungkin waktu atau kehidupan telah membawa saya ke masa jeda ini, ke masa pemulihan baru, sehingga saya bisa kembali tahun depan dengan ambisi yang sama dan berjuang untuk gelar juara. Karena ambisi itu ada di dalam diri saya, dan begitu pula keinginan saya," ujar Marquez.
Namun, pria berusia 32 tahun itu menyadari usianya tidak muda lagi untuk menghadapi tekanan besar di MotoGP. Kendati begitu, ia mengaku masih memiliki mentalitas juara untuk mendapatkan gelar lainnya.
"Saya telah mengatasi tantangan terbesar dalam karier saya. Kami akan terus berjuang untuk gelar juara dunia, tetapi hukum olahraga dan kehidupan bisa datang lebih cepat atau lambat, dan kita akan merasakan kemunduran," ucap Marquez.
"Saya harap itu datang lebih lambat, bukan lebih cepat. Tetapi generasi baru akan datang, pembalap baru yang akan berkata, 'Kami sedikit lebih cepat darimu.' Dan kemudian tibalah waktunya untuk mengambil keputusan," pungkasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)